Terkini, Makassar — Setelah berjuang habis-habisan di kandang juara bertahan Persib Bandung, Semen Padang FC akhirnya berhasil meraih hasil imbang 1-1 pada laga pekan ke-10 BRI Liga 1.
Meski tidak memetik kemenangan, hasil ini memberikan secercah harapan bagi tim asuhan Eduardo Almeida yang kini berada di dasar klasemen.
Pelatih Eduardo Almeida tak menutupi kegembiraannya atas performa anak asuhnya yang bermain penuh determinasi.
“Hasil ini menjadi dorongan besar untuk kami bangkit. Saat ini, fokus utama adalah keluar dari zona degradasi secepat mungkin,” ujarnya dengan tegas, dikutip dari laman resmi PT LIB.
Perjuangan di Bandung seolah menjadi titik balik bagi Semen Padang, yang sebelumnya harus menelan kekalahan telak 1-8 dari Dewa United. Almeida melihat hasil imbang melawan Persib sebagai suntikan motivasi bagi seluruh pemain.
“Kami akan berjuang keras untuk mendapatkan poin demi poin di setiap pertandingan yang tersisa,” tambah pelatih asal Portugal ini.
Kemenangan terakhir yang diraih Semen Padang terjadi pada pekan ke-3 saat mereka menundukkan PSS Sleman.
Kini, hasil positif melawan Persib ini seolah membangkitkan kembali asa Kabau Sirah untuk keluar dari keterpurukan dan kembali membuktikan diri di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Menghadapi laga berikutnya melawan PSM Makassar pada 21 November mendatang, Almeida berharap mentalitas juang yang ditampilkan saat melawan Persib dapat dipertahankan.
Bagi Semen Padang, pertandingan ini bukan sekadar laga tandang, melainkan kesempatan untuk terus memperbaiki posisi di klasemen dan menjawab keraguan publik atas performa mereka di musim ini.
Dengan semangat baru yang menyala, seluruh pemain Kabau Sirah kini bersiap menunjukkan bahwa mereka masih layak bersaing.
Mereka bertekad menjadikan setiap pertandingan sebagai arena perjuangan untuk bangkit dari dasar klasemen, demi kebanggaan dan masa depan tim di Liga 1.
Sebelumnya, PSM Makassar harus menelan hasil imbang saat bertanding di pekan kesepuluh Liga 1 melawan Persik Kediri, pada Senin malam, 4 November 2024.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan itu berakhir dengan skor 1-1, memaksa Tim Juku Eja, julukan bagi PSM Makassar, untuk berbagi poin dengan lawannya.










