Terungkap, Ini Alasan Korban Ferdian Paleka Cabut Laporan di Polisi

Terungkap, Ini Alasan Korban Ferdian Paleka Cabut Laporan di Polisi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - YouTuber yang sempat membuat heboh publik lantaran aksi prank-nya ‘Sembako isi sampah’, Ferdian Paleka, kini telah bebas dari sel tahanan.

Ia bersama dua rekannya yang menjadi tersangka atas kasus tersebut dibebaskan setelah korban mencabut laporannya di polisi.

Publik pun dibuat bertanya-tanya terkait alasan korban mencabut laporannya terhadap Ferdian Paleka.

Menjawab pertanyaan itu, Reza Rumakat dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung mengungkapkan, para korban mencabut laporan karena tidak siap menghadapi proses persidangan.

Reza juga mengatakan ada sejumlah alasan di luar proses persidangan yang mendorong para korban mencabut laporannya.

"Ada beberapa alasan di luar proses persidangan seperti kondisi tekanan psikis untuk nantinya harus menjadi saksi ketika di pengadilan," ujar Reza, Sabtu, 6 Juni 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Para korban, kata Reza, juga enggan terlalu terekspose. Pasalnya, status sebagai transpuan atau waria masih dianggap tabu di masyarakat.

"Salah satunya over ekspose juga dapat mengganggu kondisi lingkungan kerja, karena status transpuan masih tabu dan masih mendapatkan perlakuan diskriminasi," ujar Reza.

Sebelumnya diberitakan, saat dibebaskan dari sel tahanan pada Kamis, 4 Juni 2020, Ferdian Paleka mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan membuat konten negatif untuk ke depannya.

“Ya lihat nanti ke depannya, pastinya lebih positif ya,” kata Ferdian di Mapolrestabes Bandung, Kamis, 4 Juni 2020 seperti dikutip dari kompascom.

Ia juga mengaku lega lantaran telah bebas dari sel tahanan. Setelah dibebaskan, Ferdian berencana untuk beristirahat sejenak di rumahnya.

“Istirahat dulu di rumah,” ujarnya.

Diketahui, Ferdian Paleka dan bersama dua rekannya, M Aidil dan Tubagus Fadilah, menjadi tersangka kasus video prank membagikan sembako isi sampah kepada dua transpuan.