Terima Perintah Kiai Sepuh, Said Aqil Siradj Nyatakan Siap Maju Calon Ketum PBNU

Terima Perintah Kiai Sepuh, Said Aqil Siradj Nyatakan Siap Maju Calon Ketum PBNU

Helmi Yaningsi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Said Aqil Siradj menyatakan kembali maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU periode 2021–2026. Kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri setelah mendapat dukungan dari para sesepuh NU dan 28 PCNU.

“Saya siap mentaati perintah kiai sepuh dan mengabulkan permohonan para pengurus wilayah dan pengurus PCNU agar saya siap dicalonkan kembali sebagai ketua umum PBNU," ujar Said Aqil, Rabu, 8 Desember 2021.

Selanjutnya, Said juga membeberkan bahwa sebagian besar pengurus NU di daerah berkeinginan meneruskan pelbagai program NU yang telah dicanangkannya ke depan. Salah satunya terus membangun Universitas Nahdlatul Ulama di berbagai wilayah.

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa NU tetap mengusung Islam moderat dalam bingkai Islam wasathiyah. Baginya, siapapun pemimpin NU boleh berganti, namun hal demikian harus tidak boleh berubah.

Selain itu, Said juga memiliki program beasiswa untuk mengirimkan mahasiswa dari jenjang S1 sampai S3 ke luar negeri.

"Agar lebih mencetak kader NU yang handal. Sebagai Islam sebagai agama kemanusiaan, agama kebudayaan," kata dia, dilansir dari Kompas.

Selain itu, Said Aqil menyebutkan bahwa dirinya melakukan ziarah ke makam-makam para aulia.

"Saya berpikir panjang bertafakur, merenungkan kembali, apakah permintaan itu saya ikuti atau tidak. Dengan melakukan istikharah dan ziarah ke makam-makam para aulia, antara lain saya ziarah ke Luar Batang dan ziarah ke Sunan Gunung Jati, ziarah ke Sunan Ampel Surabaya, ke Madura Bangkalan, ke Gus Dur. Saya setelah anggap cukup ziarah ke para aulia itu saya mendapatkan ketenangan hati, ketetapan hati," tutur Said Aqil.

Kemudian dikabarkan bahwa Ia mengatakan alasan para pengurus wilayah dan cabang itu variatif mendukung kembali Said. Salah satunya karena program kerja yang dikerjakan Said terlihat hasilnya selama ini.

"Mereka mengucapkan terima kasih atas karya yang sudah bisa dilihat oleh anak cucu kita. Universitas jelas tambah. Ada 43 universitas. Tambah terus. Nah, yang diminta lagi rumah sakit harus diprogramkan. Dan ditambah terus. Kemarin sudah dibangun besok semua wilayah ini mintanya," kata Marsudi.

Hadir dalam kesempatan ini Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Ketua PBNU Marsudi Suhud, Robikin Emhas, Wasekjen PBNU Imdadun Rahmat, Ketua IKA PMII Ahmad Muqowam hingga politikus PKB Abdul Kadir Karding.