Tekan Angka Stunting, Phinisi Hospitality Indonesia Gandeng Pemkot Makassar Bagikan Makanan Tambahan Setiap Hari

Tekan Angka Stunting, Phinisi Hospitality Indonesia Gandeng Pemkot Makassar Bagikan Makanan Tambahan Setiap Hari

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Phinisi Hospitality Indonesia Grup bersama dengan pemerintah kota Makassar sangat serius untuk menekan kasus stunting di Kota Makassar.

Salah cara yang ditempuh yakni dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) gratis kepada anak stunting binaan Dharma Wanita Kota Makassar selama tiga bulan di Kecamatan Rappocini Kelurahan Kassi-Kassi.

Anggiat Sinaga, selaku CEO Phinisi Hospitality Indonesia mengatakan bahwa program pemberian makanan tambahan tersebut adalah wujud nyata komitmen untuk memberikan solusi konkret terhadap permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan bersama.

"Melalui program ini kami memberikan bantuan makanan tambahan bergizi sebanyak 50 porsi setiap hari selama tiga bulan, dimulai sejak Juli hingga September 2025," bebernya.

Adapun bantuan Pemberian Makanan Tambahan berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Phinisi Hospitality, grup yang membawahi sejumlah hotel, masing-masing hotel Claro, The Rinra, Dalton dan Almadera.

Sekretaris DWP Makasssar, Faradillah Amin mengatakan, pihaknya mengawal distribusi paket makanan ini kepada anak agar tepat sasaran. Sehingga angka stunting bisa turun secara efektif.

“Jadi kami perwakilan dari DWP Makassar yang akan menunjuk lagi yang kecamatan apa yang kami berikan bantuan dari CSR,” ujarnya.

Ia menyebut, ada 50 paket makanan tambahan yang disalurkan setiap hari selama tiga bulan. Program ini sudah berjalan sejak awal Juli sampai September 2025 mendatang.

“Semoga makanan tambahan gratis ini bisa menekan angka stunting yang ada di Kelurahan Kassi-Kassi. Kami akan bergerak ke kecamatan lain untuk melakukan hal yang sama,”imbuh Faradillah.

Sementara itu, Camat Rappocini M Aminuddin mengatakan, pembagian paket akan dikawal secara maksimal dengan melakukan evaluasi secara berkala.

“Kami melakukan secara rutin evaluasi setiap.bulannya, menimbang anak tersebut, mengukur tinggi anak tersebut. Apakah ada pertumbuhan atau tidak, tapi Alhamdulillah sejauh ini sudah berhasil,” ucapnya.

Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar khususnya Kecamatan Rappocini bertanggung jawab memberikan asupan gizi yang baik kepada anak untuk mencegah stunting.

Dirinya mengakui jika sudah ada penurunan angka stunting di Kelurahan Banta-bantaeng dengan pemberian PMT. Sebanyak 158 anak terindikasi stunting kini menurun sampai 78 anak.

“Harapan kami tentunya kedepannya banyak lagi pelaku usaha yang memberikan bantuan seperti ini, memberikan kepada warga kami,”tandasnya.