Tanggapi Pengurus NU soal 'Orang-Orang Muhammadiyah Pendengki', Mustofa Nahra: Kami Ucapkan Terima Kasih

Tanggapi Pengurus NU soal 'Orang-Orang Muhammadiyah Pendengki', Mustofa Nahra: Kami Ucapkan Terima Kasih

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menanggapi cuitan Wakil Wakil-Rais Syuriah PCI-NU Belgia, Ayang Utriza Yakin soal “orang-orang Muhammadiyah pendengki”.

Mustofa Nahra menanggapi dengan sarkasme bahwa ia berterima kasih dan berdoa cuitan itu bisa mempererat persaudaraan antara Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Kami sampaikan ucapan Terimakasih atas cuitan Pimpinan nahdlatululama> Wakil-Rais Suriah PCI-NU Belgia ini,” kata Mustofa Nahra padaRabu, 5 Januari 2022.

“Semoga mempererat persaudaraan NU dan Muhammadiyah. Aamiin,” sambungnya.

Adapun pernyataan Ayang Utriza soal “orang-orang Muhammadiyah pendengki” itu ia katakan saat berdebat dengan beberapa netizen.

Hal ini berawal dari cuitan Ayang Utriza yang menanggapi berita soal banjir di Jakarta pada Desember 2021 lalu.

Ia khususnya mengomentari berita berjudul “Imbas Hujan Deras, Kolong Tol JORR Meruya Utara Banjir 1 Meter”.

Dalam cuitannya, ia menyentil beberapa orang, seperti pendakwah, Aa Gym; Profesor Joel Picard: dan pendakwah, Adi Hidayat.

“@aagym: Aa mohon doakan agar Jakarta dapat pemimpin yg amanah & tidak sombong di 2022,” katanya pada 21 Desember 2022.

“@sociotalker: Prof. mohon masukan u/ Gubernur DKI baru di 2022: Bagaimana cara tangani banjir di DKI?. @AdiHidayatLcMa: Tadz doakan agar warga DKI tidak jadi JIN ya,” sambungnya.

Menanggapi cuitan Ayang Utriza, netizen dengan nama akun @JagoanN63511*** lantas menyindir bahwa pimpinan NU diisi oleh orang-orang serakah.

“Orang kayak elu harusnya mikir Ayang Utriza, coba lu liat di jajaran NU ada gak orang sehebat Gubernur DKI. Pimpinan NU isinya orang-orang doyan duit serakah kayak setan. Jualan agama kok pake nama NU.. Ngisin2ni” katanya.

Ayang Utriza lantas membalas dengan meminta netizen tersebut untuk jangan memelihara kedengkian.

“Oh begini ya kader Muhammadiyah garis ekstremis yang ada di PKS/IM? Kotor sekali bahasanya. Anda ingin memecah belah NU & MD ya? Anda orang Islam? Jangan pelihara dengki ya,” Ayang Utriza.

Balasan ini kemudian dibalas oleh @enda.arsyad yang mengatakan “Jangan pelihara dengki, ente sendiri ke islam selalu dengki, ingat islam di Indonesia bukan cuma NU”.

Perkataan inilah yang kemudian membuat Ayang Utriza membalas dengan sindiran bahwa orang-orang Muhammadiyah pendengki.

“Oh kader muhammadiyah yang di PKS seperti Pak Enda Arsyad itu para pendengki semuanya ya? Oh baru tahu saya, pantas ya orang-orang Muhamadiyah itu pendengki ya,” kata Ayang Utriza.

“Seperti: Amien Rais, Din Syamsuddin, Hidayat Nurwahid, Anwar Abbas, Mustofa Nahrawardaya, terduga teroris yang ditangkap. Ya Allah,” sambungnya.