Tagih Janji Wakil Bupati Mamasa Soal Fasilitas Asrama, Mahasiswa: Itu Utang

Tagih Janji Wakil Bupati Mamasa Soal Fasilitas Asrama, Mahasiswa: Itu Utang

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Janji pengadaan fasilitas olahraga, perpustakaan, dan beberapa fasilitas lainnya di asrama Mahasiswa Kabupaten Mamasa, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 11, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, oleh Wakil Bupati (Wabup) Mamasa, Marthinus Tiranda (MT) dua tahun lalu ditagih mahasiswa.

Saat itu, sekitar bulan Juli 2019, Marthinus Tiranda datang mengunjungi asrama mahasiswa Mamasa untuk silaturahmi serta melihat kondisi asrama yang baru selesai direnovasi.

Disela-sela diskusinya dengan mahasiswa, ia menjanjikan sejumlah fasilitas, mulai dari fasilitas olahraga seperti meja tenis, perpustakaan, juga pengadaan air bersih yang selalu jadi keluhan penghuni asrama.

Namun seiring waktu berjalan, janji itu hanya sebatas janji, segala yang dijanjikan tidak satu pun dipenuhi.

Atas dasar itu, Aktivis mahasiswa Mamasa, Taufik Rama Wijaya angkat suara. Ia menagih janji tersebut, apalagi jika yang menjanjikan adalah salah seorang pemimpin.

"Janji itu utang, dan utang itu wajib hukumnya untuk dibayar. Apalagi ini yang buat janji seorang wakil bupati," kata Rama, Jumat 17 September 2021.

Pembenahan infrastruktur asrama mahasiswa, kata Rama, adalah sesuatu yang sudah seharusnya dilakukan oleh pemerintah daerah, sebagai bukti bahwa pemerintah mendukung program pendidikan.

"Membenahi asrama itu sudah kewajiban mereka (pemerintah) sesuai dengan perintah undang-undang. Jadi sayakira tidak ada alasan untuk tidak menepati janji," sebutnya.

Rama menyesalkan sikap pemerintah Kabupaten Mamasa yang dinilai tidak memperhatikan program pendidikan warganya.

Padahal, kata dia, pendidikan adalah urat nadi dan elemen vital dalam upaya membangun karakter generasi penerus daerah.

"Jangan karena lagi dekat pemilu mereka mendekati mahasiswa. Ini juga akan jadi catatan buruk bagi Marthinus Tiranda sebagai salah seorang politisi yang banyak janji tapi tidak pernah dipenuhi," tegas Rama.

Selain itu, Adi salah seorang mahasiswa dari Kabupaten Mamasa turut menagih janji Marthinus Tiranda. Ia menilai, asrama mahasiswa yang dibangun oleh pemerintah daerah sangat jauh dari kata layak dan terkesan terpaksa dibuat.

"Kalau kita liat, apa yang sudah diberikan pemda Mamasa untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan diluar daerah, asrama? Beasiswa? tidak ada. Asrama itu di bagun hanya 1 itu pun hanya berapa kamar saja," ujar Adi.

Untuk itu, ia berharap pemerintah lebih peka dalam hal pendidikan. Tidak hanya berjanji tanpa mereka tepati.