Terkini.id, Jakarta – Media Sosial Twitter hari ini ramai memperbincangkan Anies Baswedan hingga trending sebuah tagar yakni Tenggelamkan Anies Nasdem.
Tagar ini berisikan ribuan cuitan dari warganet hingga salah satu akun Twitter menyinggung mengenai bendera Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI.
Akun @nursalmaalzahr1 menyebut jika kelompok radikal terang-terangan memberikan dukungan kepada Anies Baswedan untuk menjadi presiden.
“Gawat! Kelompok radikal terang-terangan dukung @aniesbaswedan jadi presiden, kali ini berani kibarkan bendera HTI di Sumut!!”, kata akun @nursalmaalzahr1, seperti dikutip dari cuitannya, Sabtu 5 November 2022.

Selain meramaikan tagar Tenggelamkan Anies Nasdem, akun @nursalmaalzahr1 juga mmebuat tagar yang menyangkut HTI dan Khilafah.
“#HTIDukungAnies #AniesDidukungKHILAFAH #AniesNasdemOut @NasDem @Official_NasDem #TenggelamkanAniesNasdem #TenggelamkanPartaiNasdem Papua”, tulisnya lagi.
Mengenai tagar Tenggelamkan Anies Nasdem, akun @nadia_utamiii pun turut menyinggung mengenai kelompok radikal yang dikaitkan dengan Anies Baswedan.
Dalam cuitannya, dia mengatakan jika Anies memiliki kontrak politik dengan kelompok radikal dan menurutnya itu nyata dan dianggap sebagai pengkhianat negara.
“Kontrak politik Anies dengan kelompok radikal nyata! Penghianat negara, pecundang! Tolak Anies! “#HTIDukungAnies #AniesDidukungKHILAFAH #AniesNasdemOut @NasDem @Official_NasDem #TenggelamkanAniesNasdem #TenggelamkanPartaiNasdem Sulawesi Barat”, tulis akun @nadia_utamiii.

Seperti diketahui, Anies Baswedan merupakan salah satu calon yang diusung oleh partai NasDem untuk melaju ke Pilpres 2024.
Anies dideklarasikan oleh NasDem pada 3 Oktober 2022. Surya Paloh selaku ketua umum menyampaikan jika pilihan NasDem adalah yang terbaik dari yang terbaik.
“Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan”, kata Surya Paloh seperti dikutip dari laman Kompas.com.
NasDem memilih Anies sebagai capres dengan alasan bahwa Anies lah yang terbaik dan itu adalah pilihan yang terbaik.
“Kenapa Anies Baswedan? Jawabannya: why not the best?”, katanya.
Kendati tagar Tenggelamkan Anies Nasdem trending, hingga berita ini diterbitkan belum ditemukan tanggapan dari pihak Anies maupun NasDem terkait tudingan masih berhubungan dengan kelompok HTI.










