Usai dilaporkan menembak 5 warga sipil hingga tewas, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kini mengeluarkan ancaman akan menembak mati pekerja yang
Konflik di Papua semakin menegangkan, terlebih baru-baru ini aparat gabungan TNI-Polri kembali terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Adapun insiden tersebut terjadi
Aparat TNI-Pori kembali terlibat adu tembak dengan Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Anggota TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi berhasil menewaskan dua anggota
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan berdasarkan laporan satuan lalu lintas Polda Lampung, Banten, dan Jawa Tengah, penyekatan arus mudik Lebaran 2021 sudah berjalan
Di tengah aksi penumpasan terhadap Organisasi Papua Merdeka atau OPM oleh aparat TNI-Polri, sejumlah aktivis HAM di media sosial justru melayangkan protes. Seperti diketahui,
Aparat TNI-Polri melakukan penyerbuan ke markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka(OPM)
Bersinergi dengan Masyarakat menjaga Sungai Ciliwung agar tetap harum sedap dipandang mata TNI Polri melaksanakan karya bhakti. Danrem 061/SK Brigjen TNI Ahmad Fauzi S.I.P.,
Polri kembali kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Peristiwa ini terjadi di sekitar Jembatan Unggul, Kabupaten Puncak, Papua. Baku tembak tersebut terjadi
- Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Warga terus bergerak mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol