Pemerintah mempercepat pembangunan PSEL Makassar Raya untuk mengatasi darurat sampah, mengurangi open dumping, dan menghasilkan energi listrik dari sampah hingga 1.000 ton per hari.
Makassar bersama Gowa dan Maros resmi menjalankan kerja sama Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis aglomerasi. Proyek ini ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik hingga 25 MW
Mimpi Kota Makassar untuk mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa menjadi taman dan area komersial selangkah lebih dekat dengan dimulainya Proyek Pengelolaan Sampah Energi Listrik (PSEL)