Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menjelaskan dibandingkan negara-negara di ASEAN, tarif PPN Indonesia yang saat ini sebesar 11 Persen, tercatat sudah tertinggi nomor dua di ASEAN.
Kabar rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN menjadi 12 persen yang kabarnya di wacanakan pada tahun 2025 mendatang, dikritik oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu yang menurutnya adalah pemerasan rakyat.
Dikutip dari laman instagram @bemsi.official, tuntuan yang sudah dilakukan di berbagai daerah perlu untuk dipertegas kembali maka dari itu aliansi BEM SI Kerakyatan menyerukan Aksi Serentak di semua titik wilayah pada tanggal 21 April 2022, yang bergabung dengan berbagai elemen masyarakat. Aksi Serentak tersebut dimaknai sebagai 'Habis Rezim Gelap, Terbitlah Terang!'