Terkini.id, Makassar — Tren angka kasus pelecehan seksual di Kota Makassar terus melonjak beberapa tahun terakhir. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) perlu mengambil langkah serius untuk menekan kasus tersebut.
UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulsel terus melakukan pendampingan dan memantau secara intensif kondisi SM (7 tahun) korban kekerasan seksual yang terjadi di Kabupaten Jeneponto.
KH Marzuki Mustamar selaku Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (PWNU) wilayah Jawa Timur mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak tegas terkait proses hukum anak kiai di Jombang berinisial MSAT yang sampai saat ini masih mejadi buronan.
Kasus kekerasan seksual makin marak terjadi. Bahkan di lingkup akademis seperti kampus. Universitas Negeri Makassar (UNM) belakangan menjadi perbincangan karena curhatan mahasiswa yang viral tentang pelecehan seksual yang dialaminya.
Ustadz SS, seorang guru ngaji di Kabupaten Pangalengan, Kabupaten Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santrinya. Saat ini pria berinisial S tersebut sudah diringkus Satreskrim Polresta Bandung.