Awas! Hepatitis anak mengancam keluarga Indonesia, kenali gejalanya sedini mungkin. Sejak tanggal 15 April 2022 WHO menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) mengenai 10 kasus hepatitis anak yang terjadi di Inggris Raya pada anak usia 11 bulan sampai dengan 5 tahun. Setelah itu kasusnya semakin bertambah dan penyebabnya belum diketahui secara pasti.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi Pelajaran Tatap Muka (PTM) 100% di tengah maraknya kasus hepatitis akut misterius.
Dicky Budiman, Epidemiolog dari Griffith University Australia, memberikan saran kepada pemerintah daerah (Pemda) dan juga sekolah untuk menyiapkan mekanisme pembelajaran secara hybrid, baik offline dan onlineditengah penularan hepatitis akut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin meminta siswa membawa bekal makanan sendiri dari rumah ke sekolah. Ia juga meminta siswa yang kurang sehat tak perlu ke sekolah.
Pakar Epidemiologi Unhas, Prof Ridwan Amiruddin meminta masyarakat tak panik dalam merespons kasus tiga pasien anak di Indonesia yang diduga terjangkit hepatitis akut meninggal setelah mendapatkan perawatan khusus di ruang ICU.
Demi mencegah penularan penyakit hepatitis akut masuk di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperketat akses masuk ke Sulsel.
Masyarakat dunia tengah dihebohkan dengan penyakit misterius yang dikenal dengan nama hepatitis akut. Penyakit ini bahkan diduga sudah masuk ke Indonesia.