Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang berharga milik Gubernur Papua Lukas Enembe seperti kendaraan mewah hingga emas batangan senilai Rp4,5 miliar. Sejumlah barang berharga itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila diperlukan menuntaskan kasus korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.
Sebuah video yang memperlihatkan tersangka korupsi yakni Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku masih sakit dan sementara menjalani perawatan, viral di media sosial.
Terkini.id, Jakarta – Perihal kasus dugaan Gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe yang semakin menuai sorotan, kini turut disoroti Didik Mukrianto seorang politikus partai Demokrat.
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyebut pada tahun 2017 Kepala BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan meminta kliennya itu untuk menjadikan Paulus Waterpaw sebagai wakil gubernur.
Gubernur Papua, Lukas Enembe yang kini ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi disebut sedang berhadapan dengan empat jenderal polisi.
Lukas Enembe yang juga Gubernur Papua melalui salah satu kuasa hukumnya menegaskan tentang kepemilikan tambang emas. Bahkan Lukas bersedia mengajak KPK ke lokasi tambang emas itu.
Karyoto selaku Deputi Penindakan KPK mengatakan pihaknya telah mengetahui sosok dibalik penghubung antara Gubernur Papua Lukas Enembe dan kasino alias tempat perjudian yang berlokasi di Singapura.
Kuasa hukum Gubernur Papua, Lukas Enembe yakni Stefanus Roy Rening mengungkapkan bahwa kliennya itu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus gratifikasi senilai Rp 1 miliar.