Ferdinand Hutahaean menanggapi Fadli Zon yang menyatakan heran mengapa masih ada teroris padahal anggaran pemberantasan terorisme besar. Ferdinand menyindir politikus Partai Gerindra itu bahwa
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel ikut Menyikapi peristiwa ledakan bom yang terjadi pada hari Ahad, 14 Sya'ban 1442 HI/28 Maret 2021 M., pukul 10.28
Sebuah bom meledak di depan Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021. Peristiwa tersebut sontak mengagetkan warga Kota Makassar, tak terkecuali
Pengamat Terorisme dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Al Chaidar, menyebut bahwa pelaku pengeboman di depan Gereja Katedral Makassar merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut
Pastor Gereja Katedral Makassar, Wilhelmus Tulak menceritakan momen sebelum pelaku melakukan bom bunuh diri di depan gereja tersebut. Wilhelmus Tulak mengungkapkan, peristiwa ledakan bom
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021 pagi tadi. PKS melalui akun Twitter
Pengamat intelijen dan terorisme, Ridlwan Habib mengimbau semua personel intelijen agar segera kembali ke markas usai bom bunuh diri terjadi di gereja katedral Makassar.
Media sosial Twitter digegerkan dengan cuitan akun @bikinhor** yang terlihat mencurigakan. Cuitan akun tersebut dikaitkan dengan aksi bom bunuh diri yang terjadi Minggu, 28