Terkini.id, Jakarta - Surya Paloh selaku Ketua Umum Nasional Demokrat (Nasdem) memberikan pendapatnya secara jujur soal koalisi pemilu 2024 nanti.
Surya Paloh mengakui bahwa hingga saat ini belum ada satu pun partai politik yang mengajak Nasdem untuk berkoalisi di pemilihan presiden mendatang.
Namun biarpun belum ada yang mendekati, Surya Paloh tetap optimis akan peluang Nasdem di pemilu pada tahun 2024.
Walaupun banyak tokoh politik yang melakukan kunjungan ke Nasdem Tower, namun hal tersebut tidak menjamin adanya koalisi antara Nasdem dengan tokoh politik tersebut.
“Terus terang, belum ada. Datang kan belum tentu dekat,” ujar Surya Paloh, dikutip dari poskota.co.id, Kamis 16 Juni 2022.
Surya Paloh hanya berharap bahwa kualitas pemilu 2024 kelak akan menjadi lebih baik.
“Kita harapkan seperti yang selalu saya sampaikan, negara kita bisa meningkatkan kualitas pemilu dari waktu ke waktu,” kata Surya Paloh.
Surya Paloh juga mengatakan bahwa Nasdem tidak akan terburu-buru soal koalisi dan pemilu 2024.
Karena jika terburu-buru maka hasil yang diraih juga tidak akan bagus. Malah bisa menyebabkan terjadinya peperangan antar partai politik.
Surya Paloh hanya menginginkan para partai politik akan berkompetisi secara sehat.
“Saya kira kalian sepakat itu, jangan terlalu banyak buang energi yang percuma, apalagi membuat kita semakin tersudut-sudut satu sama lain. Meskipun, kita berkompetisi tapi kompetisinya tidak saling merusak agar ada peningkatan kualitas pemilu. Itu saja pesan saya ya,” tutur Surya Paloh.
Surya Paloh tidak lupa menguraikan proses Nasdem dalam menentukan Calon Presiden (Capres) untuk bertarung dalam pemilu.
“Dari lima nama, nanti akan mengerucut menjadi tiga nama capres. Para pengurus DPW dan peserta Rakernas akan menyeleksi nama-nama capres yang kemudian merekomendasikannya kepada ketua umum,” pungkas Surya Paloh.










