STAI DDI Maros dan Dewan Pendidikan Kabupaten Maros Bentuk Konsorsium Perguruan Tinggi

STAI DDI Maros dan Dewan Pendidikan Kabupaten Maros Bentuk Konsorsium Perguruan Tinggi

Nurhayati Umar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Maros - Acara pelantikan ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Dakwah Wal Irsyad (DDI) Maros dirangkaikan dengan diskusi dan MoU perguruan tinggi, demikian disampaikan Ismail Suardi Wekke, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, usai menghadiri kegiatan workshop di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Jumat, 25 Maret 2022

Dari persiapan diskusi tersebut didapatkan hasil bahwa setelah ini, STAI DDI Maros bersama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muslim Maros (UMMA) akan membentuk wadah Higher Education Consortium for Maros Research and Development.

Konsorsium ini merupakan penerjemahan dari amanat RPJMD Kabupaten Maros untuk mengkonsolidasi perguruan tinggi dalam penelitian dan pengembangan di Maros.

Sebagai langkah pertama, yang dilakukan adalah memperkenalkan program konsorsium ini sekaligus mendiskusikan kolaborasi yang dapat dilakukan.

Selain itu, diskusi tersebut juga menghasilkan sebuah rancangan kegiatan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis research di Kabupaten maros dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan yang telah diresmikan 14 Maret 2022 yang lalu di kecamatan Tompo Bulu Kabupaten Maros.

Kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh perguruan tinggi perguruan tinggi dalam diskusi tersebut tidak terlepas dari implementasi tridarma perguruan tinggi di Indonesia.

Selain itu juga agar tetap berjalannnya rantai ilmu pengethuan yang ada di kabupaten Maros dengan adanya kolaborasi antara pimpinan perguruan tinggi dengan pemerintah daerah kabupaten maros.

Ismail Suardi Wekke yang juga Scientific Committee SEAAM menyampaikan bahwa panitia pelaksana mengundang perguruan tinggi baik yang ada di Maros ataupun yang ada di Indonesia dan luarg negeri untuk bergabung di kegiatan konsorsium yang digelar di Kabupaten Maros.

Dengan adanya wadah konsorsium ini menjadi kesempatan melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis riset.

“Ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi di Kabupaten Maros dan secara bersamaan juga meningkatkan kualitas pembangunan manusia yang ada di Kabupaten Maros,” pungkas Ismail Suardi Wekke.