Terkini.id, Jakarta – Permasalahan minyak goreng masih menjadi masalah sosial di tengah masyarakat. Kenaikan harga minyak goreng juga menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu pihak yang menyoroti kenaikan harga minyak goreng datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
PKS melalui Ketua DPP Bidang Kesejahteraan Sosial, Netty Prasetiyani mengatakan jika kebijakan yang diambil oleh pemerintah terkait minyak goreng adalah kebijakan yang meyengsarakan rakyat.
Kebijakan pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh pemerintah terhadap harga minyak goreng kemasan dan minyak curah, kini membuat lonjakan harga untuk minyak goreng kemasan di pasaran.
Pencabutan HET semakin menekan masayarakat kalangan bawah dengan meroketnya harga minyak goreng kemasan yang sulit dijangkau oleh masyarakat kalangan bawah.
“Kebijakan ini sangat menyengsarakan rakyat menengah kebawah. Ibu-ibu menjerit, terutama saat banyak keluarga di Indonesia terkena PHK dan dirumahkan akibat pandemi Covid-19”, kata Netty, dikutip dari laman Viva.co.id, Selasa 23 Maret 2022.
Netty juga mengaku bingung dengan keadaan minyak goreng sekarang yang sebelumnya pada saat HET masih berlaku stok minyak langka, namun setelah pencabutan HET kini stok melimpah tapi harganya kian meroket.
Dia mengatakan jika selama ini ada pihak yang sengaja bermain dibalik polemik minyak goreng ini sehingga dampak terbesarnya yakni kepada masyarakat.
“Artinya selama ini ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang bermain minyak goreng”, terangnya.
Seperti diketahui, pada 16 Maret 2022 yang lalu, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 tahun 2022 tentang pencabutan HET minyak goreng.
Dengan adanya permasalahan ini, Netty berharap pemerintah tetap memperjuangkan hak rakyat dan tidak kalah dengan kepentingan bisnis para pengusaha.
“Pemerintah tidak boleh kalah dengan kepentingan bisnis para pengusaha. Jangan biarkan segelintir orang bisa semena-mena mengatur dan menguasai kebutuhan hidup banyak orang seperti minyak goreng”, tandasnya.










