Terkini.id, Jakarta - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengaku bahwa dirinya juga pernah mendapatkan teror pasca dirinya melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal penistaan agama.
Ya, bahkan menurut pengakuannya, Novel Bamukmin telah diteror sebanyak 20 kali.
Kendati demikian, dirinya tak menjelaskan secara spesifik bentuk teror yang ia dapatkan.
Ia hanya marah besar soal teror meneror yang selalu dihadapkan oleh para tokoh agama.
Sebelumnya ia menyoroti soal adanya kasus teror kepala anjing yang dialami oleh Bahar Smith.
Nah, Novel mengecam keras tindakan teror itu, dia bahkan mengatakan aksi pelemparan kepala anjing itu adalah tindakan pengecut.
"Teror kepala anjing itu jelas tindakan pengecut," kata Novel ketika dikonfirmasi Senin, 3 Januari 2022, melansir wartaekonomi.
"Teror ke rumah saya juga sering dilakukan meskipun bukan kepala anjing, sudah 20 kali. Dengan berbagai macam cara dan itu terjadi setelah saya sebagai pelapor pertama kasus Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," ujar Novel.
Seperti diketahui, pesantren milik Bahar bin Smith mendapat aksi teror berupa pelemparan tiga kepala anjing yang masih berdarah-darah.
Tiga kepala anjing itu dibungkus dengan kantong kresek, bersamaan dengan itu peneror juga melemparkan balok yang dibungkus kardus.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 31 Desember 2021 dini hari.
Usai melemparkan tiga kepala anjing itu,para peneror langsung melarikan diri dengan sepeda motor.










