"Orang angkuh bakal kalah, biasa itu, mungkin nggak baca sejarah. Lincoln itu kalah 20 kali, yang ke-21 itu menjadi presiden Amerika," tutur Andre Rosiade.
“Mungkin ada yang angkuh dan sombong ya enggak apa-apa," ucapnya.
Tidak mau kalah, Adian Napitupulu membalasnya dengan menyebutkan bahwa kemampuan Prabowo Subianto hanya dalam segi memenangkan orang lain, bukan dirinya sendiri.
“Mungkin Prabowo punya kemampuan memenangkan orang, tapi tidak punya kemampuan memenangkan dirinya,” papar Adian Napitupulu.
"Kalau kemudian Andre melihatnya sebagai kompetisi partai, PDIP dan Gerindra ini kita lihat hasil perolehan pileg, kalau kemudian kita bicara Capres ya kita bicara Ganjar dan Prabowo," sambungnya.
Survei Poltracking
Disisi lain, berdasarkan hasil survei Poltracking, elektabilitas Prabowo Subianto berada di posisi pertama, disusul dengan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Prabowo Subianto menempati tempat pertama dengan 33 persen, lalu Ganjar Pranowo 31,1 persen dan yang terakhir Anies Baswedan dengan 22,4 persen.
Dari survei ini dapat dilihat bahwa pada Pilpres 2024 mendatang, hanya tiga nama diatas yang diprediksi akan bersaing untuk merebutkan gelar sebagai presiden Indonesia selanjutnya.










