Soal Pernyataan Pendeta Saifudin, Orang Ini Mengatakan Jika Ormas Bungkam Dengan Pernyataan Kafir, Bergerak Jika Dibayar

Soal Pernyataan Pendeta Saifudin, Orang Ini Mengatakan Jika Ormas Bungkam Dengan Pernyataan Kafir, Bergerak Jika Dibayar

Muhammad Ifan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah video di YouTube memperlihatkan seorang pria dengan berani mengatakan jika ormas hanya memilih bungkam terkait pernyataan kontroversial Pendeta Saifudin Ibrahim.

Pria berbaju biru dalam video itu awalnya mempertanyakan di mana keberadaan ormas saat pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim menghina dan melecahkan Islam.

“Mana nih ormas yang kemarin teriak-teriak saya Pancasila, kami cinta NKRI, kami Bhinneka Tunggal Ika, kami paling Aswaja, mana suaranya?” Ujar pria itu menjelaskan.

“Tuh jelas-jelas tuh Saifudin Ibrahim menghina dan melecahkan Islam, menghina Nabi Muhammad, memfitnah pesantren, mana suara kalian?” Ujar pria itu melanjutkan

“Bukan kah itu yang intoleran, itu yang radikal” Ujar pria itu melanjutkan.

Video itu diunggah oleh akun YouTube Amazing Pasuruan dengan judul video “UNTUK ORMAS ANU KOK DIAM ADA PENDETA RADIKAL MENGHINA ISLAM” sebagaimana dilihat pada Minggu 27 Maret 2022.

Pria dalam video itu lantas melanjutkan penjelasannya bahwa ormas hanya berani membubarkan pengajian sesama mukmin yang berbeda mazhab, tetapi memilih bungkam dengan kafir yang jelas-jelas melecahkan Islam.

“Jangan pengajian sesama mukmin hanya beda mazhab kalian bubarin tapi dengan kafir yang jelas-jelas menghina dan melecahkan Islam, bungkam” Tegas pria itu melanjutkan.

Pria dalam video itu juga menjelaskan bahwa ormas punya banyak anggota hebat dan intel, seharusnya dengan itu bisa mencari pendeta Saifudin.

“Bukankah kalian punya anggota yang hebat, punya intel, cari dong, mana? Mana suaranya?” Ungkap pria itu melanjutkan.

Dalam video tersebut, pria ini juga menuduh jika ormas bergerak ketika dibayar.

Selain menuduh ormas hanya bergerak ketika dibayar, pria dalam video itu juga menyarankan jangan fanatik terhadap ormas karena ketika Islam dilecehkan ormas hanya diam.

“Kalian bergerak ketika dibayar. Makanya jangan fanatis fanatik kepada ormas atau golongan, ketika Islam dilecehkan kalian diam” Tegas pria dalam video tersebut melanjutkan.