Awalnya, Husein menceritakan pengalaman pahitnya menjadi guru ASN di Pangandaran di media sosial pribadinya.
“Cpns terus dikenai biaya untuk kegiatan latsarnya, transportasi sebesar 270 ribu, ikut tidak ikut rombongan harus bayar. Lalu ada pungutan sebesar 310 ribu,” papar Husein, dilansir dari Instagram @husein_ar.
“Gaji 2 bulan selama bekerja selama 10 bulan belum dibayarkan,” tambahnya.
Namun demikian, hal ini malah berujung negatif bagi pria kelulusan Universitas Pendidikan Indonesia itu.
“Sebagai CPNS yang tergolong muda merasa terus diancam sampai-sampai saya dianggap ‘tidak sehat rohani’” ucapnya.










