Terkini.id, Jakarta - Pendakwah, Ustadz Abdul Somad menjadi perhatian publik. Pasalnya, dirinya menyinggung waria atau bencong dalam ceramahanya, dirinya juga menyampaikan sindiran dengan menyuruh bencong main bola.
Ustadz Abdul Somad berpendapat bahwa banci atau bencong adalah penyakit. Menurutnya, negara harus ketat dalam mengurus bencong agar fenomena tersebut dapat terminimalisir.
"Bencong ini adalah laki-laki!," ujar Abdul Somad dalam video yang diunggah oleh channel youtube Redaksi Islam, pada Kamis, 17 Februari 2022, dengan judul 'Inalillahi Dorce Meninggal Dunia, UAS Ingatkan Cara Memandikan Jenazah Transgender'.
"Maka dia (bencong) ini, udah aja sebetulnya panggil pak Kapolres, panggil pak Dandin, ikutkan dia program, buatkan!," ujar Abdul Somad melanjutkan.
"Pak Kapolres pak Dandin duduk bersama, nama programnya 'be a man!', jadilah laki-laki yang perkasa!, suruh dia baris berbaris!, dilatih mereka karate, lari!, lama-lama hilang bencongnya, serahkan ini ke pak Polisi, tentara, Selesai!," ujar Abdul Somad melanjutkan.
"Suruh dia main bola!, suruh dia lari!, suruh dia karate!," ujar Abdul Somad melanjutkan.
Menurutnya, negara harus memperketat hukum agar meminimalisir fenomena tersebut. Bahkan, Ustadz Abdul Somad berpendapat bahwa bencong atau banci sudah disosialisasikan melalui televisi.
"Ini penyakit!, di negeri yang membiarkan (maka) banyak!, tapi kalau negeri itu ketat, sedikit!," ujar Abdul Somad menjelaskan.
"Mana contohnya? Thailand!, bencong paling banyak di dunia, di Thailand. Saya termasuk pemerhati bencong," ujar Abdul Somad melanjutkan.
"Sampai di Thailand itu ada miss waria, namanya 'lady boy', muka lady, kaki boy," ujar Abdul Somad melanjutkan.
"Tapi di Mesir, masyarakatnya ketat! tidak ada!, saya empat tahun di Mesir, cuma sekali jumpa bencong," ujar Abdul Somad melanjutkan.
"Ini sekarang bencong nih sedang disosialisasikan melalui film, melalui iklan, melalui TV," ujar Abdul Somad menjelaskan.










