Terkini.id, Jakarta - Mantan Wakil Ketua DPR RI, sekaligus politisi Partai Gelora,Fahri Hamzah merasa muak dengan pencitraan calon presiden. Ia menyebut masyarakat membutuhkan tontonan yang lebih bermutu daripada pencitraan mereka.
“Rakyat perlu tontonan yang bermutu. Tampang kalian gak bisa jadi tontonan,” ucap Fahri melalui akun twitter pribadinya.
Mantan elite PKS itu mengomentari para politisi yang marak mencari dukungan massa dengan memasang baliho besar dan terjun ke bawah seperti Puan Maharani yang menanam padi sembari hujan-hujanan.
Menurutnya, hal semacam itu tidak sepatutnya dilakukan untuk mendapatkan suara pada eskalasi politik 2024 mendatang. Sebab mereka hanya menjual tampang dan pencitraan tanpa melakukan aksi nyata.
"Sekarang ini kita perlu memperbaiki cita rasa kita tentang pemimpin. Jangan kita terima begitu saja, rakyatkan harusnya disuguhkan pertunjukan yang asyik, terutama pertarungan ide-ide. Tapi kita nggak tahu [sekarang ini] malah pertarungan tampang, banyak-banyakan spanduk, banyak-banyakan foto dan gimmick, itu kan ya," ungkap Fahri disela kunjungan rombongan Partai Gelora di Yogyakarta, Sabtu 13 November 2021.
Namun dengan munculnya aksi gimmick dan pencitraan diri melalui baliho yang besar, Indonesia seperti kehabisan pemimpin. Mereka hanya bertarung demi follower, subcriber dan tidak memfasilitasi permasalahan rakyat dalam satu perdebatan ide yang serius
"Ini nggak, [yang ditonjolkan] tampang, tampang. Politik kita masih artificial. Tampang doank ngabis-abisin duit. Jeleknya dua tahun lagi kita dipaksa milih hanya dua orang, padahal menurut konstitusi, harus ada dua putaran dan di putaran kedua itu, kita dengar suara dari daerah. Kita harus bikin ini menarik untuk rakyat," tegas Fahri.
Lebih lanjut dikatakan Fahri, seperti yang dilansir dari Sindonews, capres-capres yang ada saat ini masih belum membawa gagasan rencana ke depan untuk bangsa Indonesia. Perlu ada ide gagasan yang baru yang dapat menjadi nilai tawar dan bahan diskusi bagi masyarakat.
“Kalau ada ide dan rencana besar ke depan maka rakyat, kampus-kampus, lembaga penelitian, media, dll bisa membahas dan jadi tontonan dan kajian menarik untuk disajikan. Ke sana arah kita mengatur Arah Bangsa,” ungkapnya.
Seperti yang diketahui bahwa saat ini sudah mulai muncul tokoh-tokoh yang digadang bakal maju pada konstelasi pilpres 2024. Nama-nama beken yang muncul diantaranya adalah, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, RIdwan Kamil, Puan Maharani hingga Sandiaga Uno.










