Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sodial, Denny Siregar menyebut bahwa kekuatan yang dimiliki kaum kadrun atau 'kadal gurun' sebenarnya semu.
"Kekuatan massa kadrun itu semu," katanya melalui akun Twitter Dennysiregar7 pada Kamis, 24 Mei 2021.
Hal itu ia katakan melihat massa kadrun yang terlihat besar dan garang di jalan, namun selalu kalah di Pemilihan Presiden (Pilpres).
"Kelihatannya aja besar dan garang di jalan. Teriak-takbir takbir sambil videokan untuk menambah semangat mereka sendiri," kata Denny.
"Sekaligus mencoba menebar ketakutan kalau mereka itu besar. Tapi pas di uji di Pilpres? Eh, kalah terus," sambungnya.
Dalam cuitannya itu, Denny Siregar tidak memberikan konteks yang spesifik.
Namun, dalam cuitannya yang lain, ia menyinggung soal persidangan Rizieq Shihab.
Menurutnya, tekanan massa memang sering digunakan oleh kadrun untuk memunculkan ketakutan.
"Pola kadrun diseluruh dunia, termasuk Indonesia, itu standar. Mereka main massa supaya orang takut," kata Denny.
"Begitu juga di sidang Riziek. Tekanan massa di depan PN itu cara supaya hakim ubah keputusan, sesuai keinginan. Tapi liat kalo massa mereka dipukul? Cengeng. Nangis-nangis bilang dizolimi," tambahnya.
Seperti diketahui, Rizieq memang sempat menyinggung soal massa yang kemungkinan akan datang akibat jaksa mengatakan bahwa sebutan imam besar hanyalah isapan jempol.
Hal itu disampaikan Rizieq saat membacakan duplik atau tanggapan replik jaksa terkait kasus swab RS Ummi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis, 17 Juni 2021.
Rizieq menganggap bahwa pernyataan jaksa soal imam besar itu adalah sebuah hinaan yang bisa membuat umat Islam tersinggung.
"Dan saya lebih khawatir lagi kalau hinaan JPU tersebut akan ditafsirkan oleh umat Islam Indonesia sebagai tantangan," ungkap Rizieq, dilansir dari Detik News.
"Sehingga akan jadi pendorong semangat mereka untuk datang dan hadir serta mengepung dari segala penjuru Pengadilan Negeri Jakarta Timur ini, untuk menyaksikan langsung sidang terakhir, yaitu sidang putusan pada hari Kamis tanggal 24 Juni 2021 yang akan datang," tambahnya.










