Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah melontarkan sindiran kepada kadrun terkait program sumur resapan di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.
Ia mengatakan bahwa saat sumur resapan bermasalah, mereka berteriak bahwa itu hanya melanjutkan Program mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi.
Namun, ketika program sumur resapan tersebut ditiru daerah lain, kadrun mengatakan bahwa itu adalah program Gubernur DKI Jakarta sekarang, Anies Baswedan.
“Waktu sumur resapan bermasalah, ramai-ramai teriak itu lanjutkan program Jokowi, pas ditiru daerah lain bilang itu program Anies,” kata Chusnul Chotimah.
“Kadrun memang ga punya malu dan harga diri, makhIuk hina,” lanjutnya, dikutip dari Twitter pribadinya pada Kamis, 3 Maret 2022.
Chusnul Chotimah mengatakan itu sebagai respons terhadap netizen yang menyinggung soal konsep “masukkan air hujan ke tanah” yang disebut akan diterapkan di IKN Nusantara.
Sekedar catatan, konsep “kodrat masukkan air hujan ke tanah” ini disebut sebagai konsep milik Anies Baswedan.
Adapun netizen ini mengatakan hal tersebut sebagai respons terhadap Chusnul Chotimah yang mengkritik soal anggaran penanggulangan banjir DKI Jakarta yang dipangkas.
“Dipangkas anggarannya tidak berarti kurang peduli, tapi ada cara lain yang lebih ekonomis, efisien dan humanis untuk menangani banjir,” kata netizen dengan nama akun @QodryAmir.
“Buktinya UU No.3 2022 tentang IKN mengadopsi konsep Anies untuk pengendalian potensi banjir. Soal pengerukan Kali Mampang sudah basi karena berkali-kali dijelaskan,” sambungnya.










