Terkini.id, Jakarta - Ketua Majelis Partai Syuro Ummat, Amien Rais berkomentar mengenai seruan tiga periode Joko Widodo. Amien Rais menyebut Jokowi dan Luhut mabok kekuasaan serta menilai Jokowi tidak berkompeten dalam memimpin.
Pada video diunggah Amien Rais di akun Youtube Amien Rais Official, dengan judul "Duet Jokowi Luhut Tidak Kita Perlukan Lagi!! #lawankezaliman"
Ia mengatakan secara terang-terangan bahwa Jokowi dan Luhut sedang mempertontonkan sandiwara politik,.
"Ini sesuatu yang kita harus waspadai. Mereka enteng melawan HAM," tegas Amien Rais.
"Saya berani mengatakan bahwa Jokowi Luhut mabok kekuasaan" ungkapnya.
"Kesimpulan saya, saudara Jokowi ini tidak berkompeten sebagai pemimpin, tapi dia juga tidak tahu kapan harus mundur, pemimpin yang baik itu tahu kapan dia harus mundur." ucapnya pada video yang diunggah Sabtu 2 April 2022.
Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu pun menceritakan tentang pandangan dia mengenai Jokowi.
"Saya melihat kemarin saudara Jokowi ini marah-marah dua kali, pertama di Jakarta, kedua di Bali."
"Dia (Jokowi) jengkel, dia mara-marah dan menghujat beberap mentrinya,"
Selanjutnya, Amien Rais mengemukakan keherenan, mengenai Jokwi yang marah terhadap menteri-menterinya.
"Yang milih menteri kan dia, jadi mengapa dipilih dan dihujat sendiri."
Selanjutnya Amien Rais juga mengatakan bahwa dia mengerti bahwa banyak yang marah kepadanya karena membuat video tersebut,
"Saya berpikir ke depan, saya tahu orang banyak marah pada saya, (itu pak tua ngapain) saya sedang menyamaikan kekhawatiran saya sebagai anak bangsa."
Dilansir dari wartaekonomi.co.id menurut Amien Rais, Jokowi dan Luhut harus menyelesaikan masa jabatannya pada Oktober 2024. Sehingga tidak ada lagi wacana-wacana tiga periode yang melawan konstitusi.
“Jokowi dan Luhut yang saat ini menjadi simbol dan substansi rezim yang berkuasa saat ini, bahwa sesungguhnya harus berakhir pada Oktober 2024." tegas Amien Rais.










