Terkini.id, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informasi mendapat sorotan di media sosial karena melakukan pemblokiran kepada penyelenggara sistem elektronik atau PSE.
Akibatnya, banyak aplikasi dan sitrus penting yang tidak bisa diakses, seperti game Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, serta Origin maupun aplikasi untuk pembayaran atau transaksi Paypal,
Kementerian Kominfo terus mendapat sorotan bahkan tagar blokir Kominfo juga ramai di media sosial.
Di media sosial Twitter, sejumlah netizen menyayangkan kebijakan Kominfo tersebut, lantaran Kementrian itu masih punya banyak pekerjaan rumah yang jauh lebih penting dan prioritas.
Penulis dan netizen di Twitter, Angga Fauzan, mencatat setidaknya ada 10 poin yang seharusnya lebih penting didahulukan oleh Kominfo dibanding mengurus pemlokiran PSE yang tidak terdaftar.
Berikut cuitannya:
Beberapa set priority yang bisa dilakukan oleh kominfo:
1. Pemerataan internet hingga seluruh pelosok. Hingga internet gratis di sekolah2 untuk akses banyak web edukasi.
2. Blokir sms/telp/email penipuan & platform illegal. Track hingga seluruh jaringannya.
3. Urus data bocor.
4. Kerjasama dg lembaga lain utk sentralisasi data kependudukan dgn super duper aman. Biar ga banyak kartu, id, apalah itu namanya.
5. Urusin cyberbullying, perundungan seksual dsb. Ini masalah serius banget. Mohon dibantu y bapa ibu.
6. Kurangi jargon fafifu metaverse, 4.0 etc
7. Demokratisasi ekonomi dan pendidikan dengan teknologi informasi. Gila sih, ga kebayang bisa semaju apa negara kalo ginian diseriusin.
8. Aplikasi/Situs/Oknum Investasi dan Pinjol Bodong itu, ya Tuhaaaann banyak banget korbannya. Milyaran rupiah, dari taun ke taun.
Apalagi?
9. Aplikasi2 pempus pemda dan badan yang ada ribuan banyaknya itu, bikin boros duit dan pelayanan ga terintegrasi. Coba gimana caranya negara punya satu apps yang bs reliable buat semua rakyatnya?
10. Percepat internet sih. Kasih wifi gratis di semua ruang publik deh coba. Asik.










