Terkini.id, Jakarta - Penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, Hencky Luntungan membantah perihal kabar Gatot Nurmantyo diajak dalam kongres tersebut.
Hencky bahkan mengatakan bahwa hal itu merupakan halusinasi semata.
"Memang yang ajak dia siapa? Kalau ada aja (kalau tidak menyebutkan nama yang mengajak) kan berarti halusinasi aja itu," ujar Hencky, dikutip dari detik, Senin, 8 Maret 2021.
Hencky juga mengatakan bahwa pengakuan dari Gatot hanyalah karangan Gatot sendiri.
Hencky dalam kesempatan itu juga meminta Gatot menyebutkan nama dari orang yang mengajakanya.
"Iya lah (ngarang). Kasih tahu saja siapa yang pernah ketemu beliau," tegas Hencky.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memang pernah menginginkan Gatot menjadi pemimpin dalam Partai Demokrat.
Akan tetapi, kata Gatot, keinginan itu ada pada KLB tahun 2019 yang lalu, bukan KLB yang baru saja diselenggarakan.
"Jadi wacana untuk meminta kan beliau pada 2019 itu, pada saat saya konpers di Simatupang," tambahnya.
Diketahui sebelumnya, Gatot Nurmantyo pernah mengaku bahwa dirinya diajak oleh seseorang dalam mendongkel Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari jabatannya.
Namun, Gatot dengan tegas menolak ajakan tersebut karena ia mengaku teringat dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ayah dari AHY.
"Banyak yang bertanya kepada saya, bapak juga digadang-gadang menjadi Ketum Demokrat. Ya saya bilang siapa sih nggak mau, partai dengan 8%, besar, pernah ngangkut kepada Presiden. Ada juga yang datang kepada saya. Datang, 'Wah menarik juga, gimana prosesnya?' 'Begini Pak nanti kita bikin KLB', 'KLB terus gimana?' 'Nanti dilakukan adalah kita mengganti AHY dulu, mosi tidak percaya, AHY turun'. 'AHY turun baru pemilihan, bapak pasti deh nanti begini-begini'. 'Oh begitu ya?'" kata Gatot, Senin, 8 Maret 2021.










