“Kami ingin memastikan program ini tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang siap berproses dan bertumbuh,” jelas Therry Alghifary.
Bentuk dukungan yang diberikan meliputi pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester. Keberlanjutan beasiswa akan dievaluasi secara berkala oleh Avamora bersama Yayasan Hadji Kalla. Menurut Shania Yara, “Evaluasi ini penting agar penerima beasiswa tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga menunjukkan konsistensi dalam pengembangan diri dan kedisiplinan.”
Kolaborasi ini mendapat sambutan positif dari pihak institusi pendidikan. Wakil Rektor I Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. Ir. Ahmad Hanafie, IPM, menilai program ini sebagai langkah konkret yang menjawab kebutuhan peserta didik.
“Program ini sangat relevan karena tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga mendorong pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa menghadapi masa depan,” ujarnya.
Ke depan, kolaborasi perdana antara Yayasan Hadji Kalla dan Avamora ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama jangka panjang.
“Kami melihat ini sebagai model kolaborasi yang bisa terus dikembangkan agar semakin banyak generasi muda Sulawesi Selatan yang tumbuh menjadi SDM unggul dan berdaya saing,” tutup Therry.










