Said Didu Singgung JK, Ade Armando: Kubu Anti Jokowi Lemah

Said Didu Singgung JK, Ade Armando: Kubu Anti Jokowi Lemah

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Ade Armando mengomentari pernyataan Said Didu yang menyinggung Jusuf Kalla (JK) dengan menyebut mantan Wapres itu sudah tak tahu cara mengkritik yang aman.

Lewat cuitannya di Twitter, Senin 15 Februari 2021, Ade Armando membagikan pernyataan Said Didu terkait JK tersebut yang dipostingnya di media sosial.

Dalam narasi postingannya, Said Didu mengatakan bahwa JK sudah tidak tahu cara kritik yang aman.

Tak hanya JK, ia juga menyebut Kwik Kian Gie sudah takut mengkritik dan Din Syamsuddin sudah seenaknya dicap radikal.

"Jika Pak JK sudah tidak tahu cara kritik yang aman, pak Kwik Kian Gie sudah ketakutan, pak Din Syamsuddin sudah seenaknya dicap radikal," tulis Said Didu.

Bahkan, Said menilai sejumlah tokoh seperti Rizal Ramli, Sudjiwo Tedjo hingga Susi Pudjiastuti juga menjadi bulan-bulanan buzzer yang dibayar.

"Pak Rizal Ramli pak Sujiwo Tedjo, Bu Susi Pudjiastuti jadi bulan-bulanan BuzzeRP dan banyak tokoh di BUI karena kritik, apakah NKRI masih baik-baik saja?" tutur Said Didu.

Menanggapi pernyataan Said Didu tersebut, Ade Armando lantas mengatakan bahwa buzzer itu adalah masyarakat sipil yang senjatanya hanya tulisan.

"Buzzer itu kan masyarakat sipil? Senjatanya cuma tulisan," cuit Ade Armando.

Lantaran hal itu, Ade Armando pun menilai Said Didu sebagai kubu anti Jokowi sudah lemah dan cengeng menghadapi suara warganet.

"Masak kubu anti Jokowi segitu lemahnya menghadapi suara warga internet? Jangan cengeng ah!" ujarnya.