Terkini.id,Makassar - Tragedi kerusuhan di Wamena menarik semua mata di penjuru tanah air, tak terkecuali dari Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ikhtiar yang terletak di Jalan Sunu, Makassar. Belum lama ini, sekolah yang memiliki tagline berkarakter, cerdas, dan kompetitif ini juga ikut andil membantu saudara di Wamena dengan menyalurkan donasi lewat Rumah Zakat, Senin 21 Oktober 2019.
Menariknya, pihak sekolah sengaja membuat market day untuk menggalang donasi ini. Jadi semua keuntungan pada penjualan yang dilakukan siswa akan di donasikan seluruhnya untuk Korban Wamena.
Ketua Panitia Market Day, Hariani mengungkapkan bahwa rakyat korban Wamena merupakan saudara sebangsa. Pihaknya ingin turut menjadi pemain dalam meringankan kesulitan dan kepedihan yang mereka rasakan.
Ia juga menerangkan bahwa melalui tragedi ini, siswanya mendapatkan dua pelajaran sekaligus. Yakni, pelajaran jiwa entrepreneurship lewat market day dan pelajaran memberi dan peduli lewat keuntungan yang didonasikan.
“Kami keluarga besar mengumpulkan donasi tersebut dengan melaksanakan market day. Market day sebenarnya merupakan program rutin tiap tahun di sekolah kami. Dalam kegiatan market day setiap kelas akan menyiapkan stand dan menjual. Hasil keuntungan tersebut di salurkan untuk korban di Wamena. Selain dari keuntungan market day, banyak juga orang tua siswa yang memberikan donasi,” urai Hariani.
Adapun jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan SIT Ikhtiar dan diserahkan kepada Rumah Zakat untuk disalurkan, yakni sebanyak Rp12.920.000.
Lebih lanjut, SIT Ikhtiar memilih Rumah Zakat sebagai lembaga penyalur donasi karena ia sudah lama mengenal Rumah Zakat yang kinerjanya selalu transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Semoga apa yang kami usahakan dan berikan bisa bermanfaat. Kami berharap hati para korban Wamena hatinya bisa merasakan kehangatan kepedulian kami,” harapnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ziswaf Consultan Rumah Zakat Muhammad Adry menuturkan bahwa donasi SIT Ikhtiar akan sebaik-baiknya digunakan untuk aksi-aksi kemanusiaan Rumah Zakat untuk Wamena, misalnya membuka posko hangat, posko segar saat menyambut kedatangan para pengungsi Wamena, dan lainnya.