Terkini.id, Jakarta – Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun memberikan komentarnya terkait nomor urut sapi kurban Anies Baswedan yang membuat heboh publik.
Seperti diketahui Gubernur DKI Jakarta tersebut menyumbangkan sapi untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha lalu ke Jakarta International Stadium (JIS) untuk disembelih.
Namun yang mencuri perhatian adalah sapi kurban Anies bernomor urut 024. Banyak pihak yang mengaitkan nomor urut tersebut dengan momen Pilpres 2024 mendatang.
Lewat channel YouTubenya, Refly Harun mempertanyakan status sapi kurban yang disumbangkan oleh Anies Baswedan tersebut.

“Yang paling penting adalah ini kurban dari Pemda DKI atau pribadi Anies Baswedan?” ucapnya melalui channel YouTube Refly Harun yang dikutip Rabu 13 Juli 2022.
Refly Harun menuturkan bahwa kurban tersebut jangan sampai keluar dari kantong instansi terkait.
Menurut Refly Harun hal tersebut dikarenakan ibadah kurban adalah ibadah yang ditujukan untuk personal bukan untuk lembaga atau instansi yang tidak ada kaitannya.
“Karena jangan sampai bahwa kurban ini sebagaimana kurban dari presiden dan kepala daerah lain diambil dari katakanlah kas negara, itu tidak boleh… jadi manusia lah yang berkurban dan mudah-mudahan dari kantong pribadi masing-masing, kita doakan begitu saja. Jadi itu yang saya bicarakan bukan soal agama tapi good governance and clean government,” tutur Refly Harun.
Refly Harun menambahkan bahwa pembahasan soal status sapi kurban tersebut dinilai lebih krusial dibandingkan cuma heboh soal nomor urut sapi kurban tersebut.
“Instead of bicara ‘024’ atau nomor berapanya, yang penting adalah itu harus merupakan kurban yang berasal dari kantong pribadi bukan kantong negara atau daerah,” imbuh Refly Harun.










