Ratusan Da'i Muda Muhammadiyah Sulsel Dikukuhkan, Siap Isi Ruang Dakwah

Ratusan Da'i Muda Muhammadiyah Sulsel Dikukuhkan, Siap Isi Ruang Dakwah

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel, Dr. Nurdin Mappa, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bai’at untuk melanjutkan risalah dakwah.

“Kalian adalah pasukan panah dakwah. Panah jika tidak dilepas hanya menjadi kayu. Begitu pula da’i, jika tidak bergerak hanya menjadi nama di sertifikat,” katanya.

Ia menekankan pentingnya dakwah yang adaptif di tengah perubahan lanskap komunikasi publik.

“Medan dakwah hari ini sudah bergeser dari mimbar ke media sosial, dari pengajian akbar ke platform digital. Jika muballigh diam, ruang publik akan diisi oleh mereka yang tidak memahami agama secara utuh,” ujarnya.

Nurdin juga mengingatkan bahwa semangat dakwah Muhammadiyah berakar dari teladan Ahmad Dahlan yang mengedepankan aksi nyata.

“Dakwah bukan hanya bil lisan, tetapi juga bil hal, bil mal, bil qolam, dan bil ilm. Islam berkemajuan harus hadir menjawab persoalan umat,” tambahnya.

Hasil Nyata Sekolah Tabligh

Ketua Panitia, Asnawin Aminuddin, melaporkan bahwa 519 da’i muda yang dikukuhkan merupakan alumni Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Angkatan II.

“Dari total 770 peserta, sebanyak 519 dinyatakan lulus. Ini menunjukkan proses seleksi dan pembinaan berjalan serius,” ungkapnya.

Ia menambahkan, angkatan pertama yang dikukuhkan pada Februari 2025 hanya menghasilkan 27 alumni, sehingga terjadi peningkatan signifikan pada angkatan kedua.