Ramai Data Nasabah BSI Bocor di LockBit, BSSN Turun Tangan

Ramai Data Nasabah BSI Bocor di LockBit, BSSN Turun Tangan

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Usai gangguan layanan yang dialami Bank Syariah Indonesia atau BSI, kini muncul isu data nasabah dan karyawan Bank Syariah tersebut sudah dibocorkan oleh hacker LockBit.

Hacker LockBit mengaku telah menyebarkan dan menjual data nasabah yang sudah dienkripsi di situs gelap atau dark web.

LockBit mengaku sudah mencuri 15 juta data nasabah, informasi karyawan, dan sekitar 1,5 terabite data internal bank syariah milik negara tersebut.

Bersamaan dengan kabar tersebut pula, Bank Syariah Indonesia, Tbk. (BSI) tengah melakukan koordinasi ke Badan Sandi Siber Negara (BSSN) terkait penanganan dugaan serangan siber itu.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi melakukan pertemuan dengan Kepala BSSN Hinsa Siburian yang hadir didampingi Juru Bicara BSSN Ariandi Putra di Kantor Pusat BSI di The Tower, Jakarta, Selasa 16 Mei 2023.

Juru Bicara BSSN Ariandi Putra menjelaskan, BSSN akan berkoordinasi intens dengan BSI untuk memberikan asistensi serta rekomendasi peningkatan keamanan terhadap penyelenggaraan sistem elektronik di BSI.

BSSN dan BSI juga sudah sepakat untuk menyiapkan langkah-langkah bersama untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan sistem BSI sekaligus menangani kelanjutan imbas dari gangguan IT pada sistem BSI pada Senin 8 Mei 2023.

“BSSN sudah melakukan komunikasi dan koordinasi kepada BSI terkait upaya pemulihan sistem berkenaan dengan gangguan yang dialami. Kami siap untuk terus berkolaborasi,” kata dia.

Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo menjelaskan pihaknya terus melakukan langkah preventif penguatan sistem keamanan teknologi informasi terhadap potensi gangguan data, dengan peningkatan proteksi dan ketahanan sistem.

BSI juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan BSSN, regulator di sektor jasa keuangan, serta dengan lembaga dan instasi lainnya.