Rakyat Indonesia, nih Ada Kabar Baik di Tengah Kabar Buruk! Erick Thohir Sudah Pastikan Ini, Jangan Khawatir!

Rakyat Indonesia, nih Ada Kabar Baik di Tengah Kabar Buruk! Erick Thohir Sudah Pastikan Ini, Jangan Khawatir!

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Untuk rakyat Indonesia, ada kabar baik yang cukup membuat lega di tengah kabar buruk terkait kenaikan harga Pertamax.

Pasalnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni Erick Thohir, telah memastikan bahwasanya meski harga Pertamax naik, tetapi Pertalite tetap dapat subsidi.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kondisi pertumbuhan ekonomi memang belum sepenuhnya kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Pemerintah tak bisa hanya mengandalkan pendapatan yang bersumber dari pajak. Oleh karena itu, perusahaan pelat merah harus memberikan dividen kepada negara.

Lebih lanjut, Erick menjelaskan dividen yang diperoleh negara dari perusahaan pelat merah menjadi anggaran yang digunakan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat.

Selah satunya adalah subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Namun, tidak dengan BBM jenis Pertamax.

Seperti diketahui, Pemerintah telah memutuskan tidak ada kenaikan harga BMM untuk jenis Pertalite, meskipun harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan hingga menembus 108 dolar AS per barel.

"Tidak mungkin dalam kondisi ekonomi seperti hari ini Pemerintah hanya mengandalkan pajak, akhirnya perlu ada dividen," buka Erick, dikutip terkini.id dari Voi pada Kamis, 31 Maret 2022.

"Dividen ini yang dipakai untuk program subsidi BBM masih berjalan, ya ini Pemerintah sudah memutuskan Pertalite dijadikan subsidi, Pertamax tidak," sambungnya.

"Jadi, kalau Pertamax naik, ya mohon maaf, tapi Pertalite tetap subsidi."

Erick menjelaskan bahwa negara harus merogoh kocek sangat dalam untuk memberikan subsidi BBM kepada masyarakat.

Bahkan, jumlahnya mencapai triliunan rupiah, termasuk juga untuk subsidi litrik bagi pelanggan 450 VA.

"Tapi itulah kebijakan Pemerintah, di mana subsidi BBM mencapai puluhan triliun. Kemarin listrik 450 digratiskan bantuan sosial dan lain lain. Jadi, Pemerintah hadir," tandasnya.