Terkini.id, Palopo - Wakil Walikota Palopo, Dr. Ir. H. Rahmat Masri Bandaso (RMB) menyinggung terkait masalah Narkoba, dimana menurutnya Kota Palopo saat ini termasuk darurat Narkoba.
Hal itu disampaikan RMB saat membuka kegiatan Workshop Pembentukan Model Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk (DP3A) Kota Palopo, Rabu, 4 Maret 2020, di Hotel BM Resident Palopo.
"Narkoba menjadi salah satu kekhawatiran kita yang bisa rentan terjadi di anak-anak kita," ujar RMB.
Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3A Provinsi Sulawesi Selatan, Nur Anti SE.,MT, melaporkan program kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tahun 2015 yang telah dikembangkan di seluruh Indonesia termasuk di Sulsel sampai di tahun 2019.
Dimana kata dia, di Sulawesi Selatan sudah terbentuk di 14 Kabupaten/kota.
"Dari kegiatan workshop ini diharapkan dukungan Kabupaten/kota untuk mengimplementasikannya. Kegiatan-kegiatan agar bisa langsung dirasakan manfaatnya, untuk itu pihak Sulawesi Selatan menjadikan salah satu kegiatan yang prioritas PATBM tahun 2019 hingga 2020," kata Nur Anti.
Adapun salah satu tujuannya, kata Nur, yaitu untuk melakukan upaya-upaya perlindungan anak.
"Saat ini survei kota-kota pengalaman hidup anak tahun 2019 didapati bahwa kelompok usia 18 sampai 20 tahun anak laki-laki mengalami kekerasan seksual, 1 dari 6 anak perempuan mengalami kekerasan seksual seperti emosional," ungkapnya.
"Masalah lain yang kita lihat adalah meningkatnya anak yang menjadi pelaku seksual," sambungnya.
Untuk itu, kata dia, melalui workshop ini bisa menumbuhkan inisiatif masyarakat agar jangan lagi ada masyarakat yang pasif melihat anak-anak sekarang.
"Karena sangat penting untuk melakukan sesuatu dengan merubah sikap, sifat dan perilaku anak-anak kita yang sekarang," terangnya.
Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan pemasangan rompi peserta workshop secara simbolis oleh Wakil Walikota Palopo, RMB.
Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palopo, Suriani Suli SH.,MM, Lurah Amassangan, dan peserta dari utusan Kabupaten Enrekang, Pinrang, dan Sidrap, serta unsur Babinsa dan Kamtibmas juga unsur masyarakat dan LPMK.










