Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani diwacanakan akan menjadi koalisi di Pilpres 2024.
Wacana koalisi antara Prabowo Subianto dan Puan Maharani mendapat tanggapan dari sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang mengatakan bahwa partainya tidak ingin terlalu percaya diri dengan wacana koalisi Prabowo dan Puan yang akan diformulasikan dalam Pilpres 2024 mendatang.
Selain itu, Ahmad Muzani mengatakan bahwa partainya juga tidak ingin menyebut bahwa itu bertepuk sebelah tangan dengan munculnya wacana koalisi itu.
Dia mengatakan bahwa Partai Gerindra dan PDIP memang pernah memiliki sejarah koalisi sejak dulu, namun dia kemudian menyampaikan bahwa partainya tidak ingin terlalu percaya diri dengan wacana koalisi dua partai ini di pilpres 2024.
“Kalau kemudian hubungan itu diformulasikan dalam Pilpres 2024, saya kira tidak ingin geer, tidak ingin menyebut itu bertepuk sebelah tangan”, Kata Ahmad Muzani, dikutip dari laman CNN Indonesia, Jumat 6 Mei 2022.
Kendati demikian, Ahmad Muzani mengatakan bahwa partainya selalu membuka ruang koalisi dengan partai mana pun karena masih membutuhkan 37 kursi di DPR untuk mengusung calon Presiden.
Dia mengatakan bahwa partainya juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali menjalin koalisi di Pilpres 2024 dengan mengusung Prabowo dan Pua, namun disamping itu dia berharap yang terbaik untuk pasangan koalisi ini jika memang benar terwujud dalam Pilpres 2024.
“Kalau itu memang terjadi, ya saya kira mudah-mudahan itu bisa menjadikan PDIP dan Gerindra adalah partai politik yang punya orientasi perjuangan nasionalisme”, ujar Muzani.
Wacana koalisi Prabowo dan Puan mencuat usai Gerindra merapat ke koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Selain itu, koalisi Gerindra dan PDIP seperti diketahui telah terjalin pada Pilpres tahun 2009 dan juga di Pilkada DKI Jakarta tahun 2021.
Belakangan kembali muncul wacana Prabowo dan Puan maju sebagai kolisi Pilpres 2024 usai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pada saat merayakan Idul Fitri.










