Polisi Sebut Aksi FPI Reborn Tak Berizin, Politisi Demokrat: Buka Borok Sendiri

Polisi Sebut Aksi FPI Reborn Tak Berizin, Politisi Demokrat: Buka Borok Sendiri

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, JakartaPolitisi Demokrat, Cipta Panca Laksana menanggapi keterangan kepolisian bahwa aksi FPI Reborn di Patung Kuda beberapa hari yang lalu, tidak memiliki izin.

Cipta Panca Laksana menilai bahwa kepolisian telah membuka borok sendiri dengan pengakuan terkait izin FPI Reborn ini.

“Alasannya membuka borok mereka sendiri. Ambyar!” kata Cipta Panca Laksana melalui akun @panca66, seperti dikutip oleh Terkini.id pada Jumat, 10 Juni 2022.

Bersama cuitannya, Panca membagikan komentar mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu soal keterangan pihak polisi mengenai izin FPI Reborn.

“Makin lucu aja. Demo tak berizin tapi dikawal. Yang waras sebaiknya bersabar - ini lagi gak normal,” kata Said Didu melalui akun Twitter @msaid_didu.

Adapun sebelumnya, muncul aksi sekelompok orang yang mengatasnamakan diri FPI Reborn mendukung Anies Baswedan menjadi Presiden 2024 pada 6 Juni 2022 di Patung Kuda.

Dilansir dari Detik News, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan bahwa aksi FPI Reborn ini tidak memiliki izin.

“Nggak ada (izin) ya. Kalau dari kita nggak ada mengeluarkan izin untuk FPI Reborn itu. Nggak ada,” kata Endra Zulpan pada Rabu, 8 Juni 2022.

Zulpan juga menambahkan bahwa pihak kepolisian masih mendalami terkait kelompok tersebut, termasuk soal tindak lanjut terhadap mereka.

Adapun pihak Front Persaudaraan Indonesia (FPI) membantah pihaknya melakukan aksi dukungan terhadap Anies Baswedan di Patung Kuda tersebut.

“Bahwa Front Persaudaraan Islam dari tingkat Pusat sampai Ranting tidak pernah mengundang, menggerakkan, dan melakukan aksi dengan tema apa pun pada senin 6 Juni 2022, sehingga bila ada yang melakukan aksi mengatas-namakan Front Persaudaraan Islam maka dapat dipastikan adalah Aksi FIKTIF dan PALSU,” demikian keterangan FPI.