Terkini.id, Gowa - Adanya gerakan melakukan aksi Jihad ke Wamena yang digalakkan organisasi Front Jihad Islam (FJI) ditanggapi oleh kepolisian di daerah. Informasi terakhir, massa jihad tersebut bahkan telah tiba di Papua.
Aksi jihad tersebut salah satunya direspons oleh Polres Gowa di Sulawesi Selatan.
Polres Gowa melalui akun resminya mengumumkan telah membuka posko bantuan untuk para pengungsi Wamena yang datang ke Sulawesi Selatan.
Aksi penggalangan bantuan dana untuk pengungsi Wamena tersebut turut didukung oleh sosok seleb media sosial, Bunda Ela.
"Bunda Ela bantu posko Bunda Ela bantu Posko Kemanusiaan di Polres Gowa," tulisnya.
"Ngapain buat Posko Jihad? Wamena tidak butuh jihad, Wamena butuh perhatian dan aksi kemanusiaan.
Ayo kita ke Posko Bantuan," tulis akun resmi Polres Gowa.
Massa Jihad Tiba di Papua
https://www.facebook.com/bilqist.zahara/posts/803681340034878
Dalam beberapa terakhir, beredar seruan FJI untuk melakukan aksi jihad ke Papua. Aksi itu dilakukan lantaran mereka menganggap peristiwa kemanusiaan di Wamena banyak mengorban warga muslim.
Dari beberapa informasi di media sosial, massa Front Jihad Islam telah tiba di Jayapura sejak 4 Oktober 2019 dengan menggunakan kapal KM Ciremai. Tiba di Pelabuhan Port Numbay.
Informasi dihimpun, ada sekitar 20 orang massa FJI yang datang.
"Jamaah Tabligh sebanyak 22 orang yang berangkat dari pelabuhan Jakarta dengan ketua rombongan H. Nasir, dan di Jayapura dijemput oleh Ustd. Irfan selanjutnya menuju Masjid Serambi Madinah milik H. Baddu di Entrop Distrik Jayapura Selatan sebagai tempat berkumpul anggota Jamaah Tabligh di Jayapura," tulis sumber terkini.id.
"Jamaah Tabligh tersebut terindikasi sebagai massa dari FJI yang bertujuan akan berangkat ke Wamena dalam rangka Jihad Qital.
Diketahui bahwa FJI sebelumnya telah membuka pendaftaran bagi kaum muslimin yang bersedia Jihad ke Wamena sebagai respon atas tragedi kemanusiaan yang terjadi saat ini dimana mereka menganggap bahwa yang menjadi korban adalah mayoritas umat muslim.
Diketahui bahwa FJI mempunyai basis massa di daerah Jawa Tengah yaitu di Boyolali, Karanganyar, Magelang dan Solo.
Dalam keterangannya (jaring) mengatakan bahwa, dengan keberadaan FJI di Kota Jayapura maka diharapkan akan membangkitkan solidaritas sesama umat muslim untuk bersama-sama berjihad di Wamena dalam rangka menyelamatkan saudara-saudara mereka," tulisnya.