Geram Atas Pernyataan Wali Kota Depok Soal Gabung ke DKI Jakarta, Plh Gubernur Jabar: Seolah-Olah Mendiskreditkan Kami

Geram Atas Pernyataan Wali Kota Depok Soal Gabung ke DKI Jakarta, Plh Gubernur Jabar: Seolah-Olah Mendiskreditkan Kami

Yulneidi Nurwansyah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, JakartaPlh Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum geram atas pernyataan yang dilontarkan oleh Mohammad Idris selaku Wali Kota Depok soal isu bergabungnya Kota Depok ke DKI Jakarta dari Jawa Barat.

Uu menghimbau kepada Mohammad Idris untuk tidak lagi melontarkan wacana yang bisa membuat masyarakat berfikiran lain.

“Tolong pak wali kota jangan menyampaikan statement-statement yang membuat masyarakat gaduh dan membuat masyarakat memiliki pikiran-pikiran lain,” ucap Uu yang dilansir dari Tribunnews, Senin 18 Juli 2022.

Uu bahkan menyampaikan pernyataan Idris tersebut membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat seolah terdiskreditkan.

“Karena kata-kata itu seolah-olah mendiskreditkan kami selaku pemerintah dan pimpinan di Jawa Barat,” lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya Mohammad Idris menyampaikan latar belakang mengapa isu Kota Depok ingin bergabung ke Provinsi DKI Jakarta.

Idris menyampaikan isu tersebut sudah lama berhembus bahkan sejak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

“Sebenarnya ide penggabungan kota-kota penyangga dari Ibu Kota Jakarta ini kan sudah lama, sudah dari zaman Gubernur Sutiyoso bahkan dulu mempunyai ide gagasan dulu kalau gak salah namanya megapolitan,” ujar Idris.

Idris menambahkan dirinya selama 15 tahun telah malang melintang di pemerintahan sudah sangat mengerti tentang permasalahan konvensional di Jabodetabek yang tidak kunjung selesai hingga saat ini.

“Saya sangat merasakan sekali sejak saya jadi wakil wali kota 2011, terus wali kota periode pertama 2016 dan sekarang periode kedua itu merasakan benar persoalan-persoalan konvensional di Jabodetabek tidak selesai-selesai,” tuturnya.