Pesan Jokowi ke Erick Thohir dan Ganjar: Nah, Tolong Ini Dicatat!

Pesan Jokowi ke Erick Thohir dan Ganjar: Nah, Tolong Ini Dicatat!

Fahri Setiadi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Pesan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri BUMN, Erick Thohir dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kata Jokowi: nah, tolong ini dicatat! Kamis 9 Juni 2022.

Pesan tersebut dilontarkan oleh Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Batang pada Rabu 8 Juni 2022. Jokowi memberikan pesan atau amanah ke Erick Thohir dan juga kepada Ganjar Pranowo.

Tidak hanya kunjungan kerja ke Batang atau meninjau Kawasan Industri Terpadu (KIT), Jokowi juga turut hadir dalam acara syukuran Hasil Bumi Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial pada Dusun Cepoko, Tumbrep, Bandar, seperti yang dikutip dari detikjateng pada Rabu 8 Juni 2022.

Pada kunjungan Jokowi, Ia memberikan pesan atau memandatkan tugas mengenai pendampingan untuk masyarakat soal pemanfaatan lahan kepada dua orang pejabat yang ikut mendampinginya pada kunjungan tersebut.

Jokowi mengatakan kepada Erick Thohir harus dicatat kebutuhan yang diperlukan disebabkan menteri pertanian tidak turut hadir pada kunjungan tersebut.

"Nah, tolong ini dicatat Pak Menteri BUMN, Pak Erick Thohir ini dicatat, yang dibutuhkan itu apa. Karena Pak Menteri Pertanian tidak hadir, sehingga Pak Erick lebih punya power mungkin dibanding menteri pertanian," katanya Jokowi, Rabu 8 Juni 2022.

"Yang kedua di sini kan juga ada Pak Gubernur (Ganjar Pranowo), saya minta juga para petani diperhatikan sarana prasarana, betul? Setuju mboten?," pungkasnya Jokowi dengan sambutan tepuk tangan dari para petani.

Jokowi sempat membahas mengenai proses penyelesaian masalah perhutanan. Jokowi memberitahukan bahwa sangat penting untuk bukti kepemilikan lahan yang sah bagi yang dimiliki oleh masyarakat.

"Seperti yang sudah saya sampaikan, yang dibagi bukan hanya untuk yang gede-gede saja. Ini yang gede bagi 100 ribu hektare, bagi 10 ribu hektare, bagi 25 hektare,” bebernya.

“Yang kecil-kecil itu juga membutuhkan yang namanya lahan dan harus jelas kepemilikannya supaya tidak ramai sehingga ada SK Perhutanan Sosial untuk bapak-ibu semuanya," ungkapnya Jokowi.

Menurut Jokowi 5 tahun terakhir ini, 324 ribu hektare lahan hutan yang sudah ada kemudian diserahkan ke masyarakat. Disamping itu, untuk seluruh wilayah Indonesia, lebih mencapai 5 juta hektare hutan yang dikelola oleh para petani.

"Sehingga rakyat ini mengakses ke yang namanya lahan, bisa mengakses yang namanya tanah, ini penting, bagaimana rakyat mau berproduksi, di tanah siapa yang berproduksi, benar nggak? Yang namanya lahan perhutanan sosial penting dalam rangka membuka usaha bagi para petani dan rakyat kita," ucapnya Jokowi.

Jokowi menambahkan saat kunjungan tersebut bahwa para petani tidak boleh membuat lahan terlantar. Harus diproduktifkan lahan yang kosong.

"Jangan sampai kita biarkan ada lahan yang terlantar, ada lahan yang tidak produktif, benar? Ada lahan yang tidak digunakan apa-apa dibiarkan, nggak boleh. Semuanya harus produktif," tambahnya Jokowi.