Terkini.id, Makassar - Perang antar kelompok di jalan Sabutung Baru, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar kembali pecah, Minggu 19 September 2021 dini hari. Kali ini melibatkan kelompok warga Barukang dan warga Cambayya.
Letusan petasan dari dua kelompok jadi petanda perang dimulai. Kedua kelompok saling lempar menggunakan batu hingga melepaskan anak panah berupa busur.
Tim Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Angngaru Polres Pelabuhan Makassar, yang tiba di lokasi langsung melakukan pembubaran dengan menembakkan gas ari mata.
"Sekitar Pukul 00.25 Wita tim UPRC Angngaru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) selanjutnya melakukan pembubaran dengan menggunakan gas air mata hingga kedua kelompok membubarkan diri," kata Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam.
Saat situasi terkendali, tim UPRC Angngaru langsung melakukan penyisiran disekitar TKP dan berhasil mengamankan beberapa peralatan perang yang digunakan kedua kelompok tersebut.
Peralatan itu, diantaranya enam buah ketapel alias busur beserta empat belas buah anak panahnya, juga satu buah pedang samurai.
Bukan hanya itu, dalam penyisiran tersebut, tiga orang yang diduga terlibat dalam perang kelompok itu turut diamankan. Usianya masih terbilang remaja.
"FA (18 tahun), GU (21 tahun), AK (23 tahun). Tiga orang yang diamankan tersebut dibawa ke Mako Polres Pelabuhan Makassar," sebutnya.
Untuk mengantisipasi adanya tawuran susulan, beberapa polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian.










