Terkini.id, Makassar - Penyair asal Sulawesi Selatan, Batara Al Isra, meluncurkan karya puisinya dalam sebuah buku berjudul 'Di Seberang Gelombang' pada Jumat, 27 Desember 2019, di Warkop Juang, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.
Pada momen peluncuran tersebut, turut hadir sejumlah penyair Sulsel lainnya seperti Fitrawan Umar, Muhary Wahyu Nurba, Liyana Zahira dan Rahmat Hidayat.
Batara Al Isra mengatakan, buku puisi berjudul 'Di Seberang Gelombang' merupakan karya solo perdananya. Buku itu ia terbitkan lantaran sejak 2013 dirinya belum pernah menghasilkan buku solo.
"Karena saya merasa sudah waktunya menghasilkan karya buku, sebab teman-teman sudah pada mendukung. Dari 2013 saya menulis belum pernah menghasilkan buku. Maka dari itu, teman-teman mendorong untuk bisa menghasilkan karya yang dibukukan," kata Batara saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat, 27 Desember 2019.
Setelah karya-karya puisinya selesai ditulis, ia pun berinisiatif untuk meminta saran dan kritik dari orang-orang terdekatnya sesama sastrawan.
"Setelah karya saya selesai saya meminta teman-teman untuk mengkritik dan memberi masukan untuk karya saya, seperti Muhary Wahyu Nurba dan Fitrawan Umar," ujar Batara.
Saat ditanya terkait alasannya memilih judul 'Di Seberang Lautan', Batara mengungkapkan bahwa judul tersebut merupakan judul dari salah satu puisi yang tertuang dalam buku itu.
"Judul Di Seberang Gelombang diangkat dari salah satu judul puisi dalam buku itu sendiri karena saya sering melakukan penelitian di laut dan saya mencintai laut," ujarnya.
Makna puisi dalam bukunya itu, kata Batara, berbicara tentang khasanah kebudayaan di Sulawesi Selatan yakni kebudayaan laut, perkotaan, dan gunung.
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan peserta tersebut turut dirangkaikan dengan Diskusi Buku.