Terkini.id, Makassar - Penjaga Gereja Katedral Makassar, Cosmos menjadi penyelamat terhadap ratusan jemaat lantaran menjalankan tugasnya dengan baik saat pelaku bom bunuh diri hendak masuk ke dalam gereja.
Berkat kejelian dan responsnya melihat sesuatu yang tidak beres, peristiwa bom bunuh diri tersebut akhirnya tak memakan banyak korban.
Saat kejadian, Cosmas sedang bertugas menjaga ibadah misa dan sempat menghalangi pelaku untuk masuk ke gereja.
Ia mencurigai gerak-gerik pelaku sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu ibadah misa kedua sudah usai. Ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic.
Cosmas mengatakan pelaku dua kali pulang balik sebelum singgah di gerbang samping gereja. Sekitar 15 menit berlalu, pelaku kemudian berhenti di depan gerbang. Saat berhenti, Cosmas sempat menegur keduanya.
"Mereka Memakai masker dan baju besar, ingin masuk gereja. Posisi saya pas di depan pagar. Besar (pelakunya). Saya tahan dia. Dia mau masuk naik motor,” ujar Cosmos, Minggu, 28 Maret 2021.
Tak berselang lama, ledakan bom tersebut pun menggelegar. Kendati begitu, Cosmos mengatakan ada seorang jemaat gereja yang menjadi korban bom bunuh diri itu.
Di sisi lain, Cosmos yang berada di dekat pelaku pengeboman selamat. Ia terlihat sehat dan hanya menderita luka ringan.
Dalam video yang beredar, Cosmos memakai kaus berwarna hijau. Di bagian dada dan wajahnya pun terlihat luka.
Dia tampak diobati oleh seorang pria yang memakai kemeja kotak dan bermasker. Bagian dada bapak tersebut ditempeli kopi untuk mengobati luka.
Saat ini Cosmas tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Stella Maris lantaran mengalami luka di badan dan kepala akibat ledakan bom bunuh diri tersebut.










