Seorang Wanita Lakukan Aksi Bom Bunuh Diri di Pakistan, 4 Orang Tewas

Seorang Wanita Lakukan Aksi Bom Bunuh Diri di Pakistan, 4 Orang Tewas

Nicholas Tunggal

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Karachi - Seorang wanita diketahui melakukan aksi bom bunuh diri di gerbang Institut Confucius di Universitas Karachi, Pakistan.

Dilansir dari detik.com, ledakan itu meledakkan sebuah minibus yang membawa rombongan karyawan dari universitas tersebut, dan menewaskan empat orang.

Tiga dari empat korban yang meninggal merupakan warga negara China yang mengajar di Institut tersebut.

Kelompok separatis Pakistan bernama Tentara Pembebasan Baloch telah mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut pada hari Selasa 26 April 2022 waktu setempat.

Mereka menyebut insiden tersebut adalah serangan bom bunuh diri pertama yang dilakukan oleh seorang wanita.

Segala hal yang berkaitan dengan China telah menjadi target mereka yaitu kelompok separatis dari Balochistan, yang dimana Beijing terlibat dengan proyek infrastruktur besar sebagai bagian dari inisiatif Sabuk dan Jalan.

Kelompok separatis setempat telah lama memendam kebencian kepada proyek pertambangan dan energi yang sangat menguntungkan di daerah tersebut.

Mereka merasa terusir dari tanah mereka sendiri karena mereka menyatakan bahwa warga daerah sekitar atau warga lokal tidak merasakan manfaatnya.

"Tentara Pembebasan Baloch menerima tanggung jawab untuk serangan yang mengorbankan diri hari ini," ucap juru bicara Tentara Pembebasan Baloch, Jeeyand Baloch, dalam pernyataan berbahasa Inggris yang dirilis via Telegram.

Pihak Kepolisian Karachi telah mengkonfirmasi bahwa terdapat 4 orang korban bom bunuh diri yang tewas akibat dari ledakan tersebut.

Diantaranya adalah sopir minibus yang merupakan warga Pakistan dan tiga staf institut Confucius yang berkewarganegaraan China.

Insititut Confucius merupakan program kebudayaan dan pendidikan yang dioperasikan oleh China di berbagai universitas di dunia.