Penipuan Umroh Bodong Masih Marak, Kemenag Sulsel Himbau Warga Waspada dan Teliti Memilih Travel

Penipuan Umroh Bodong Masih Marak, Kemenag Sulsel Himbau Warga Waspada dan Teliti Memilih Travel

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Berkunjung ke Tanah Suci Mekkah merupakan impian sebagian besar umat muslim di dunia.

Bukan hanya untuk menjalankan rukun Islam yang ke lima yaitu ibadah haji, tetapi umat muslim juga bisa berkunjung ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umroh.

Indonesia menjadi negara dengan jumlah jemaah umrah terbanyak menjadi pasar yang empuk bagi pengusaha biro perjalanan wisata.

Penipuan Umroh Bodong Masih Marak, Kemenag Sulsel Himbau Warga Waspada dan Teliti Memilih Travel
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP AMPHURI, Azhar Gazali / EPL

Kini di Indonesia menjamur bisnis travel umrah dan haji yang menawarkan berbagai fasilitas dan beragam harga.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP AMPHURI, Azhar Gazali menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih travel apabila mau berangkat haji dan umroh, mengingat masih banyaknya travel nakal.

Agar jemaah aman dan nyaman, kata Azhar jemaah harus mempercayakan keberangkatannya ke tanah suci bagi Penyelenggara Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU).

Penipuan Umroh Bodong Masih Marak, Kemenag Sulsel Himbau Warga Waspada dan Teliti Memilih Travel
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP AMPHURI, Azhar Gazali (pakai jam tangan baju hitam) saat mendampingi Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Selatan meninjau booth peserta Gebyar Umrah dan Holiday di Mal Ratu Indah, 28 April 2023/ EPL

"Calon jemaah harus mencari tahu dan memastikan izin travel umroh yang menawarkan jasanya. Kemudian pastikan jadwal keberangkatannya. Jangan lupa pastikan maskapai penerbangannya, akomodasi di tanah suci,"kata Azhar saat ditemui terkini.id di area pameran Umroh dan Holiday di Mal Ratu Indah, Jumat 28 April 2023.

Dikatakan Azhar, pihaknya selaku asosiasi yang mewadahi sejumlah pelaku jasa perjalanan haji dan umroh aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang cara menunaikan ibadah haji dan umroh secara aman dan nyaman.

"Masih adanya kasus jemaah yang ditelantarkan dalam perjalanan, kami dari AMPHURI dan pemerintah terus melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat perihal cara berangkat umroh yang baik,"tutur mantan Ketua DPD AMPHURI Sulampua.

"Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang umrah ini harus berkelanjutan. Terus menerus, agar masyarakat paham bahwa umroh harus menggunakan travel legal, resmi terdaftar di Kemenag,"bebernya.