Terkini, Luwu - Mahasiswa Universitas Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 112 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Program KKN merupakan mata kuliah wajib universitas yang menjadi program Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran khususnya Subdirektorat pendidikan berbasis pengabdian kepada masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Ir. Syarifuddin M. Parenreng, ST., MT., CSRS.
Penyambutan Mahasiswa KKN digelar di Kantor Bupati diawali dengan Sambutan DPK KKN Unhas, Dr. Nurmala Sari,SKM.,M.Kes.,MA.
Dalam sambutannya, Nurmala Sari menjelaskan bahwa terdapat 4 skema kegiatan KKN di Luwu Timur, yang akan diadakan di 16 desa dan Instansi KPU.
Skema Inovasi Pengembangan Kawasan Luwu Timur dilaksanakan di 6 Desa yaitu Desa Laskap, Desa Cendana Hitam Timur, Desa Ledu-Ledu, Desa Wonorejo Timur, Desa Maliwowo, dan Desa Burau Pantai.
KKN Skema Inovasi Pengembangan Kawasan Terfokus diadakan di 5 desa yaitu Desa Soroako, Desa Matano, Desa Libukang Mandiri, Desa Tabarano, Desa Pasi-Pasi.
Selain itu skema Pengembangan kawasan Loeha Raya juga mahasiswa ditempatkan pada 5 desa yaitu Desa Rante Angin, Desa Masiku, Desa Loeha, Desa Bantilang, dan Desa Tokalimbo.
Penerimaan mahasiswa KKN Gelombang 112 Unhas disambut oleh Bupati Luwu Timur, Drs. H. Budiman Hakim Andi Baso, M.Pd.
"Selamat datang, terima kasih kepada Universitas Hasanuddin telah menempatkan mahasiswa KKN di Kabupaten Luwu Timur, kami sangat bersyukur. Semoga peserta KKN dapat membawa energi yang positif untuk Inovasi daerah di Desa," ucapnya.
Pada kegiatan penerimaan mahasiswa ini, juga hadir Perwakilan Komisioner KPU luwu Timur, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bidang Litbang, Camat Malili, Kepala Desa dan perwakilan PT. Vale Tbk.
Acara berjalan baik dan lancar serta dilanjutkan dengan Penyerahan Simbolis pemasangan Jaket Atribut KKN Gelombang 112 dengan foto bersama mahasiswa Unhas.










