Pendakwah Zainal Abidin Sebut Lagu Anak Adalah Upaya Membenci Islam: Sejak Kecil Diajarkan Mencintai Pohon Natal!

Pendakwah Zainal Abidin Sebut Lagu Anak Adalah Upaya Membenci Islam: Sejak Kecil Diajarkan Mencintai Pohon Natal!

Mahipal

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Beredar video lawas pendakwah Zainal Abidin sebut lagu anak-anak adalah upaya untuk membenci islam, ia juga menyebutkan bahwa salah satu lagu anak bahkan mengajarkan untuk mencintai pohon natal.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam salah satu kajian ceramah. Pernyataan yang dinilai tidak mendasar itu dikabarkan menuai banyak komentar pedas netizen.

Video ceramah Zainal Abidin itu diunggah oleh channel youtube HIKMAH TV, dengan judul 'Ceramah Ustadz Kontroversial yang Membuat Geram Netizen', sebagaimana dilansir pada Jum'at, 18 Maret 2022.

Mulanya, sebelum membahas konspirasi lagu anak, ia menjelaskan pendapatnya bahwa teori Darwin tentang evolusi manusia adalah teori yang salah dan telah dibiarkan salah selama ratusan tahun.

"800 tahun teori Darwin ini salah dibiarkan menjadi ilmu pengetahuan," ujar Zainal Abidin menjelaskan.

"Coba yangain! demi suatu ideologis, untuk menjatuhkan islam," ujar Zainal Abidin melanjutkan.

"Kan di Indonesia juga banyak kan? antum gak berasa. Contoh, anak-anak kecil sejak umur TK aja sudah dilatih untuk benci islam!," ujar Zainal Abidin melanjutkan.

Kemudian, ia menyanyikan lagu anak dan merepresentasikan lagu itu dengan pemahaman pribadinya, ia menilai lagu-lagu yang ia nyanyikan adalah upaya untuk mengajarkan anak-anak membenci islam dan mencintai pohon natal.

"Balonku ada 5 rupa-rupa warnanya, yang meletus balon apa?! yang meletus apa? hijau, hatiku sangat kacau, loh islam itu bikin kacau saja," ujar Zainal Abidin menjelaskan.

"Tinggal 4, pegang erat-erat, apa? merah, kuning, apalagi nyanyi yang jelas-jelas mengajak untuk membenarkan ajaran kristen," ujar Zainal Abidin melanjutkan.

"Naik-Naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali, kiri kanan kulihat saja banyak pohon, apa? kenapa cemara? padahal di Sumatera banyak pohon sawit, apalagi di Jawa, banyak pohon pisang," ujar Zainal Abidin melanjutkan.

"Lihat, ditanamkan untuk mencintai pohon cemara, mencintai pohon natal," ujar Zainal Abidin menandaskan.