Pendakwah Gus Nur: Haram Makan Sesajen, Hancur Akidahmu Hancur Imanmu

Pendakwah Gus Nur: Haram Makan Sesajen, Hancur Akidahmu Hancur Imanmu

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah Sugi Nur Raharja atau akrab disapa Gus Nur membahas soal hukum makan sesajen, viral di media sosial.

Video Gus Nur menyebut haram hukumnya makan sesajen itu viral usai diunggah pengguna Twitter Bambangmulyono2, seperti dilihat pada Rabu 12 Januari 2022.

Dalam narasi unggahannya, netizen itu menilai video Gus Nur tersebut mungkin hanya sekadar lucu-lucuan saja.

"Vidio buat lucu-lucuan. Mungkin ini cuma dramanya Gus Nur," cuit netizen Bambangmulyono2.

Dilihat dari video itu, awalnya Gus Nur mengambil sebuah sesajen yang ditaruh di bawah pohon beringin.

Ia pun lantas menyebut, orang Islam jangan melakukan perbuatan menghidangkan sesajen itu lantaran bisa menghancurkan akidah dan iman.

"Poin pertama, orang Islam jangan melakukan seperti ini (sesajen). Hancur akidahmu, hancur imanmu, hancur duniamu, hancur akhiratmu," ujar Gus Nur.

Pendakwah Gus Nur: Haram Makan Sesajen, Hancur Akidahmu Hancur Imanmu

Akan tetapi, kata Gus Nur, jika umat Islam menemukan sesajen jangan lantas dibuang atau ditendang maupun dimakan. Sebab, menurutnya memakan sesajen hukumnya haram.

"Kalau ketemu seperti ini (sesajen) jangan lantas dibuang, ditendang, jangan. Ini haram hukum dimakan karena ini Subhat," ungkapnya.

Ia pun lantas menjelaskan soal apa itu Subhat dan kembali menegaskan kepada umat Islam agar jangan memakan sesajen karena hukumnya haram.

"Apa Subhat itu? Tidak jelas siapa yang naruh, ini uangnya dibeli pakai uang apa, jangan-jangan pakai uang haram, jadi gak baik. Maka jangan dimakan. Hukumnya haram karena Subhat," tegasnya.

Kendati haram, namun menurut Gus Nur dirinya berani makan sesajen itu lantaran meyakini dewa maupun setan tidak akan memakan makanan yang ditaruh di nampan sesajen itu.

"Kalau saya kadang nakal. Ini saya berani makan ini (sesajen). Mubasir kalau gak dimakan. Saya berani makan itu karena akliahku meyakini dewa, setan itu gak makan pisang," ujarnya.