Pemkot Makassar Salurkan BLT Minyak Goreng, Target Rampung 21 April 2022

Pemkot Makassar Salurkan BLT Minyak Goreng, Target Rampung 21 April 2022

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Pemerintah Kota Makassar tengah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng sebanyak 20.289 terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pemerintah menargetkan pembagian bantuan tersebut rampung pada 21 April 2022.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto berharap BLT tersebut mampu meringankan beban dan menjaga daya beli masyarakat.

"Terkait BLT minyak goreng ini, kita menargetkan bantuan itu tersalurkan sepenuhnya satu minggu sebelum lebaran," kata Danny Pomanto, Senin, 18 April 2022.

Menurut Danny, Pemerintah Kota Makassar sudah terbiasa melaksanakan penyaluran bantuan. Terlebih, kata dia, data-data terus diperbaharui dari Dinas Sosial.

"Kita ini sudah ada pengalaman soal penyaluran bantuan. Kemarin saja saat kita salurkan BLT APBD itu sangat akuntabel," ungkapnya.

Danny mengaku, bahwa penyaluran bantuan kepada masyarakat kali ini menggunakan sistem digital yang sudah berjalan dengan baik

Terkait dengan realisasi penyaluran bantuan ke masyarakat di Makassar Danny mengatakan masih menunggu sejumlah laporan dari dinas terkait (Dinsos).

"Yang pastinya dalam penyaluran bantuan ini kita menggunakan sistem digital atau smart BLT karena selama ini itu yang kita lakukan hasilnya baik kok," terangnya.

Kepala Dinsos Kota Makassar Aulia Arsyad mengaku bantuan yang dimaksud sudah disalurkan sejak 12 April 2022 lalu. Targetnya 21 April mendatang semua sudah rampung.

"Data penerima BLT untuk di Makassar 20.289 KPM. Sudah kita salurkan semoga bisa rampung sampai 21 April nanti. Disalurkan di Kantor Pos yang telah ditunjuk pemerintah," tutur Aulia.

Aulia membeberkan bahwa rincian besaran BLT minyak goreng yang akan diterima masyarakat sebanyak Rp300 ribu untuk periode April, Mei dan Juni 2022

Sementara, lanjut Aulia untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di periode bulan Mei 2022 ini masing-masing mendapatkan Rp200 ribu. Dan jika ditotalkan Rp500 ribu sekali pencairan

"Intinya ada 20.289 orang disitu semua karena penerima BLT minyak goreng juga mendapat BPNT, jadi totalnya mereka dapat Rp500 ribu sekali pencairan," ungkapnya

Adapun penyalurannya, Aulia mengatakan masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan BLT juga BPNT akan diberikan undangan dengan melibatkan Pj RT/RW dan Lurah

"Kantor Pos sudah menyerahkan undangan ke kelurahan masing-masing untuk disalurkan ke KPM," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,2 triliun untuk 20.65 juta PKM

Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menyatakan BLT minyak goreng ini dananya akan menggunakan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022.

"Dimana BLT minyak goreng ini ada yang menjadi program dari rumpun bantuan sosial pangan di Kemensos dan juga sebagian dari rumpun program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) yang selama ini dibantu oleh TNI dan Polri," ujarnya Susi Wijono

Bantuan langsung tunai minyak goreng akan disalurkan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta.

Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan dengan menggunakan minyak.

"Jumlah anggaran BLT minyak goreng ini sebesar Rp6,2 triliun di rumpun bantuan sosial pangan yang dihimpun Kementerian Sosial, dan Rp 750 triliun untuk PKLW yang dihimpun oleh TNI dan Polri, sehingga total anggaran sebesar Rp6,95 triliun. Nantinya, masing-masing KPM akan menerima bantuan Rp100.000 dalam tiga bulan (April, Mei, Juni). Tetapi, bantuan ini disalurkan secara sekaligus Rp300.000 pada April," jelasnya.

Selain itu, Susiwijono juga mengungkapkan, sebanyak 354.740 pedagang telah menerima bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW).

"Program BTPKLW yang ada di Polri ini sudah mulai disalurkan Tahun 2022, ini mulai 15 Maret yang lalu. Penyaluran perdananya di Labuan Bajo, dan saat ini yang sudah tersalurkan sebanyak 354.740 (penerima)," pungkasnya.